Sekelompok nelayan di pesisir Kota Semarang, Jawa Tengah, menyatakan dukungan kepada Calon Presiden, Joko Widodo, dan Calon Wakilnya, Ma'ruf Amin, pada Pemilihan Umum 2019. Medcom.id/Mustholih
Sekelompok nelayan di pesisir Kota Semarang, Jawa Tengah, menyatakan dukungan kepada Calon Presiden, Joko Widodo, dan Calon Wakilnya, Ma'ruf Amin, pada Pemilihan Umum 2019. Medcom.id/Mustholih

Ratusan Nelayan Semarang Dukung Jokowi-Ma'ruf

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019 Jokowi-Ma`ruf
Mustholih • 19 Januari 2019 14:56
Semarang: Sekelompok nelayan di pesisir Kota Semarang, Jawa Tengah, menyatakan dukungan kepada pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019. Mereka mengaku puas dengan kinerja empat tahun Presiden Jokowi dalam memimpin Tanah Air, terutama dalam aspek kelautan.
 
"Karena nelayan puas dengan Presiden Jokowi, nelayan masih dikasih ruang bekerja dan menjadi lebih sejahtera. Mencari ikan menjadi mudah. Dulu ikan susah didapat sekarang dapat mencari ikan," kata Koordinator kelompok nelayan pesisir Kota Semarang, Ali Mahmudi, di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu, 19 Januari 2019.
 
Menurut pria yang akrab disapa Comed, nelayan di pesisir Kota Semarang harus diberi kesempatan memimpin Indonesia sekali lagi. "Kasihan nelayan kalau kepemimpinan yang ada sekarang ini putus di tengah jalan. Sebab, belum tentu kebijakan yang sudah berpihak ke nelayan ini bakal diteruskan," ujar Ali menegaskan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Deklarasi dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf Amin ini diselenggarakan di kompleks Dermaga Rakyat, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, pada pukul 12.00 WIB. Hadir dalam deklarasi itu, seratusan nelayan dari Tambaklorok, Mangkang, dan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Bahkan, perwakilan nelayan dari Sayung, Demak, dan Kaliwungu, Kendal, turut hadir dalam deklarasi tersebut.
 
Ahmad Solikin, salah satu penggagas deklarasi nelayan pesisir Kota Semarang, menambahkan, para nelayan ini juga ingin Pemilihan Presiden 2019 berjalan aman dan damai. Dia menegaskan jangan sampai masyarakat terpecah belah gara-gara beda pilihan. "Setiap pemilihan itu ibarat tikungan tajam. Kalau enggak hati-hati, kita bisa terperosok ke jurang peepecahan," terang Solikin.
 
Solikin berujar Pemilu 2019 seharusnya tidak dikotori oleh hoax dan kampanye hitam. "Kita berharap Pemilu menjadi damai, aman, jujur, adil, bebas, dan rahasia," tegas Solikin.

 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi