Presiden Jokowi saat pembukaan Jambore Kebangsaan Bela Negara Keluarga Besar FKPPI. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli
Presiden Jokowi saat pembukaan Jambore Kebangsaan Bela Negara Keluarga Besar FKPPI. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli

FKPPI Lawan Isu PKI yang Menimpa Jokowi

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
07 Desember 2018 17:41
Jakarta: Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengajak seluruh kader Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan TNI/Polri Indonesia (FKPPI) mendukung pemerintahan dan melawan berbagai isu miring yang diarahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya melawan isu Partai Komunis Indonesia (PKI) yang diembuskan ke Jokowi.
 
“Kalau ada pihak-pihak yang mengaitkan Bapak Jokowi dengan isu PKI, kita wajib membelanya, sanggup?” kata Bamsoet saat membuka Jambore Bela Negara FKPPI, di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat 7 Desember 2018.
 
Jokowi adalah anggota kehormatan FKPPI. Bamsoet meminta anggota FKPPI menjamin tegaknya NKRI. "Majunya kembali Jokowi di Pilpres 2019 merupakan bagian dari perjuangan FKPPI menjamin tegaknya NKRI. Mari kita dukung bersama," kata ketua Badan Bela Negara FKPPI ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, Indonesia memang tak sedang menghadapi ancaman bersenjata dari negara lain. Namun, ancaman yang mengemuka adalah liberalisme, kapitalisme, radikalisme, maupun terorisme.
 
"Ancaman yang kita hadapi adalah proxy war. Kekuatan dari dalam negeri sendiri. Kita menghadapi kebebasan tanpa batas. Ancaman radikalisme dan terorisme. Tindakan intoleransi serta merebaknya politik identitas," kata Bamsoet.
 
Baca: Jokowi Minta FKPPI Jaga Pancasila
 
Jambore Bela Negara FKPPI dihadiri Presiden Jokowi. Hadir pula Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Menteri Sosial Agus Gumiwang.
 
Jambore diikuti sekitar 1.350 kader FKPPI dari seluruh Indonesia. Mereka akan mendapatkan wawasan tentang ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, masalah pertahanan dan keamanan, serta latihan fisik dan keprajuritan.
 
"Mereka akan menjadi agen bangsa yang setia terhadap NKRI, menyuburkan perdamaian, dan menguburkan permusuhan," tutur dia.
 
Mantan ketua Komisi III DPR ini meneguhkan, melalui jambore, FKPPI ingin menggelorakan kembali semangat bela negara kepada setiap warga. "Jangan sampai bangsa Indonesia terlena dengan berbagai bentuk ancaman yang dapat mengganggu kelangsungan kehidupan bangsa dan negara."
 


 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif