Pengamat politik Djayadi Hanan (tengah). (Foto: MI/Ramdani)
Pengamat politik Djayadi Hanan (tengah). (Foto: MI/Ramdani)

Debat Perdana Memperebutkan Persepsi Publik

Pemilu debat capres cawapres pilpres 2019
16 Januari 2019 10:37
Jakarta: Pengamat politik Djayadi Hanan menyebut debat calon presiden dan calon wakil presiden perdana yang akan digelar Kamis, 19 Januari 2019, tak terbatas pada pemaparan visi misi. Selain membahas empat tema besar yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) kandidat Pilpres 2019 juga akan memperebutkan persepsi publik.
 
"Pada ujungnya tidak penting mana yang benar dan tidak, terpenting dalam perspektif politik elektoral adalah mana yang dipersepsi publik paling benar," ujarnya dalam Metro Pagi Primetime, Rabu, 16 Januari 2019.
 
Djayadi menilai pada debat yang notabene rematch antara Joko Widodo dan Prabowo Subianto, cenderung bergaya sama. Perbedaannya hanya terletak pada posisi keduanya yang merupakan petahana dan penantang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perdebatan pun diprediksi berkutat seputar kritik Prabowo tehadap Jokowi atas program kerja yang telah dan belum dilakukan. Di samping upaya Jokowi mempertahankan dan menjelaskan capaian selama satu periode pemerintahan.
 
"Kekuatan Prabowo bisa mengkritik sekeras mungkin yang nanti akan kita lihat mana yang lebih kuat dimainkan sehingga lebih masuk ke persepsi publik," kata dia.
 
Kendati demikian Djayadi meyakini Jokowi memiliki senjata yang lebih ampuh melawan Prabowo. Bagaimana pun, kata dia, Jokowi adalah petahana yang punya data dan fakta untuk menjawab kritikan sekeras apa pun.
 
"Persoalannya tinggal bagaimana mengomunikasikan itu pada publik karena dalam debat itu kan untuk publik bukan mereka saja yang berdebat atau hanya orang-orang di ruangan debat," jelas dia.
 

 

(MEL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi