KPU: Jumlah Pemilih Kepri Meningkat
ilustrasi Medcom.id
Tanjungpinang:Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kepulauan Riau memastikan jumlah pemilih di wilayah tersebut meningkat setelah dilakukan perbaikan terhadap data pemilih.

Komisioner KPU Kepri Arison mengatakan jumlah pemilih berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1,275 juta orang, sementara berdasarkan hasil perbaikan awal sudah bertambah sebanyak 1.300 orang pemilih.


"Kalau DPT kami yakin sudah bersih dari kesalahan, namun ternyata masih banyak warga yang belum terdata berdasarkan informasi dari Dirjen Administrasi Kependudukan Kemendagri," katanya.

Arison mengungkapkan perubahan jumlah pemilih potensial terbanyak terjadi di Batam, dibanding kabupaten dan kota lainnya di Kepri. Hal itu disebabkan mobilitas penduduk di Batam cukup tinggi. 

"Banyak orang keluar-masuk Batam setiap saat," tuturnya.

Ia mengatakan penyebab warga yang memenuhi persyaratan sebagai pemilih tetapi belum terdata antara lain belum kuatnya data administrasi kependudukan. Contohnya, mahasiswa yang kuliah di berbagai wilayah, ternyata belum terdata meski sudah kembali ke Kepri.

"Ada juga warga Kepri yang bekerja keluar negeri, kemudian kembali lagi ke Kepri," ujarnya.

Data dari Kemendagri juga menunjukkan warga yang meninggal dunia ternyata masih terdata sebagai pemilih. Hal itu disebabkan orang yang sudah meninggal dunia masih masuk dalam kartu keluarga. 

"Ada juga yang pindah tempat tinggal tetapi masih terdata," ucapnya.

Arison mengemukakan DPT Hasil Perubahan I berakhir pada 28 Oktober 2018. KPU Kepri belum mengetahui berapa banyak tambahan pemilih setelah dilakukan perbaikan data.

Saat ini, kata dia rapat pleno berjenjang mulai dilaksanakan. Rapat pleno dilaksanakan mulai dari Panitia Pemungutan Suara (tingkat kelurahan).

"Rapat pleno tingkat provinsi dilaksanakan pada 10-11 November 2018," katanya.



(ALB)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id