KPU Ingin Segera Konsultasi dengan MK
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Thantowi - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Thantowi mengugkapkan pihaknya sudah bersurat ke Mahkamah Konstitusi (MK). KPU ingin berkonsultasi terkait putusan Mahkamah Agung (MA) yang membolehkan anggota partai politik maju menjadi calon DPD RI. 

"Jadi KPU dalam mengambil keputusan itu pasti mendengar pihak-pihak yang kita rasa memiliki pandangan yang jernih terkait dengan persoalan ini," ujar Pramono di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Senin, 19 November 2018.


Ia berharap MK segera memberikan waktu untuk audiensi. Pihaknya belum akan menentukan sikap sebelum berbicara dengan MK. 

Terkait putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang memenangkan Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Pramono mengaku, pihaknya belum mendapat salinan. KPU juga masih menunggu salinan PTUN untuk menentukan langkah selanjutnya. 

Baca juga: KPU Diminta Patuhi Putusan MK

"Jadi sampai hari ini saya belum cek lagi apakah KPU sudah menerima atau belum, tapi kalau minggu kemarin kita belum dapat," tambah dia. 

Sebelumnya, KPU mencoret OSO dari daftar calon tetap (DCT) karena merangkap sebagai pengurus partai. Ini sesuai putusan MK yang tak memperbolehkan pengurus parpol maju. Putusan itu diimplementasikan dalam Peraturan KPU Nomor 26 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPD.

OSO lalu mengajukan gugatan ke MA. Gugatan dikabulkan lantaran PKPU bertentangan dengan undang-undang.

OSO kembali memenangi gugatan di PTUN tentang PKPU. PTUN menyatakan keputusan KPU Nomor 1130/PL.01.4-Kpt/06/KPU/IX/2018 tentang Penetapan Daftar Calon Tetap Perseorangan Peserta Pemilu Anggota DPD Tahun 2019 batal.



(REN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id