Ketua Umum PSI Grace Natalie (kanan). Foto: MI/Susanto.
Ketua Umum PSI Grace Natalie (kanan). Foto: MI/Susanto.

Grace Sebut Sandiaga Menyebar Kebohongan

Pemilu pilpres 2019
11 Januari 2019 23:18
Jakarta: Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyebutkan calon wakil presiden Sandiaga Uno kerap melontarkan tudingan palsu. Sebagai tokoh politik, Sandiaga seharusnya tidak mudah menyebar kebohongan.
 
“Sandiaga menyebut tempe kini hanya setipis kartu ATM, bahwa Rp100 ribu hanya cukup untuk membeli bawang dan cabe. Harga nasi ayam di Jakarta lebih mahal ketimbang di Singapura,” kata Grace dalam pidato politiknya berjudul `Politik Akal Sehat, Politik Kaum Muda` di Festival 11 Bandung, Jumat, 11 Januari 2019.
 
Grace mengatakan tuduhan palsu dan kebohongan yang dicetuskan Sandiaga disebabkan oleh dua kemungkinan, tidak tahu data lapangan atau sengaja berbohong.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Sandiaga Bohong Soal Pembangunan Tol Tanpa Utang
 
Sandiaga juga mengkritik pembangunan infrastruktur Pemerintahan Jokowi yang menurutnya bisa dilakukan tanpa berhutang. Ia mengaku perusahaannya tidak berhutang sama sekali ketika membangun Tol Cipali.
 
“Faktanya, perusahaan Sandi berhutang pada konsorsium bank. Untuk yang ini, Sandiaga jelas sedang berbohong,” kata Grace.
 
Grace sangat menyayangkan sikap Sandiaga Uno sebagai tokoh politik sangat mudah menyebar kebohongan. “Saya heran, bagaimana tokoh politik dengan enteng menyebar kebohongan berkali-kali, dan sama sekali kita tidak pernah mendengar mereka menyesal,”kata Grace.
 
Grace menduga Sandiaga menerapkan teori propaganda yang menyebutkan bahwa kebohongan yang diucapkan terus menerus, lama-lama akan diterima sebagai sebuah kebenaran. “Mungkin taktik inilah yang sengaja dijalankan,” kata Grace.
 

 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi