NasDem: Capres Tak Pantas Merendahkan Rakyat
Politisi Partai NasDem yang juga juru bicara TKN Irma Suryani Chaniago saat konperensi pers di Posko Cemara, Jakarta. Foto: MI/Susanto.
Jakarta:Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago menyesalkan pernyataan calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto soal 'tampang Boyolali'. Pernyataan itu dinilai tak pantas keluar dari seorang calon pemimpin.

"Calon presiden men-downgraderakyat itu fatal. Artinya beliau tidak memiliki suasana kebatinan yang tulus menghormati orang yang akan memberinya mandat," kata Irma saat dihubungi wartawan, Rabu, 7 November 2018.


Menurut dia, tak elok seorang calon pemimpin membentak dan merendahkan rakyatnya. Hal itu seolah negara adalah miliknya sehingga berhak berucap apa pun kepada rakyatnya.

"Presiden itu bukan pemilik negara. Pemilik negara ini adalah rakyat. Presiden justru orang yang harus menjalankan amanat rakyat sesuai dengan UUD 1945," ucap dia.

Sebagai capres, Irma menyarankan Prabowo lebih bersikap bijak, sabar, dan santun. Sikap ini penting demi pembelajaran dan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.

"Lah kalau yang dipanut saja gampang dibohongi dan gampang emosi bagaimana rakyat mendapatkan pelajaran politik dan budaya yang akan membentuk karakter bangsa yang bisa dibanggakan," tekan dia. 

Baca:Klarifikasi Prabowo Soal Tampang Boyolali

Sebelumnya, Prabowo sempat melontarkan ucapan warga Boyolali tak bisa masuk hotel mewah. Mereka bisa saja diusir karena 'wajah Boyolalinya'.

Prabowo juga menyebut sederet nama hotel mewah. Ia mengatakan warga Boyolali kemungkinan tak bisa menyebut nama-nama hotel mewah tersebut.

"Saya yakin kalian tak pernah masuk hotel-hotel tersebut. Betul? Kalian kalau masuk mungkin kalian diusir karena tampang kalian tidak tampang orang kaya. Tampang kalian, ya, tampang-tampang Boyolali," ucap Prabowo di depan pendukungnya di Boyolali, Selasa, 30 Oktober 2018.





(OGI)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id