Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto/Medcom.id/Febrian Ahmad
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto/Medcom.id/Febrian Ahmad

Hasto Sebut Cuitan Andi Arief Mendelegitimasi KPU

Pemilu pilpres 2019
Kautsar Widya Prabowo • 06 Januari 2019 12:02
Jakarta: Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyarankan agar Wakil Sekretaris Jendral Partai Demokrat Andi Arief menghubungi langsung Komisi Pemilihan Umum (KPU) jika memang memiliki keluhan terkait penyelenggaraan Pemilu 2019. Ini menyusul cuitan Andi di akun Twitter pribadinya yang mempertanyakan soal kebenaran isu surat suara yang sudah tercoblos.

Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto mengatakan, seharusnya langkah tersebut bukan hal sulit. Terlebih, banyak kader Partai Demokrat yang sempat menduduki jabatan di KPU.

"Sehingga yang dilakukan itu mendelegitimasi terhadap penyelenggaraan pemilu," ujar Hasto di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu, 6 Januari 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Maka tidak heran cuitan Andi itu malah menimbulkan kesan negatif di tengah masyarakat. Banyak yang melihat hal tersebut sebagai upaya untuk menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat kepada lembaga pemilu.  Kendati demikian, pihaknya menilai KPU sudah berkerja maksimal dalam menganani masalah tersebut. Hingga akhirnya kepolisian telah menangkap dua tersangka dalam kasus hoaks tersebut. 

"Kami memberikan apresiasi ketika KPU bertindak cepat dengan melaporkan hal tersebut kepada pihak Kepolisian," imbuhnya.

Baca: Sikap KPU Proses Hukum Hoaks Surat Suara Tepat

Kabar tujuh kontainer berisi surat suara yang telah dicoblos pada gambar pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin ramai dibahas di sosial media setelah Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief mencuit informasi itu. Andi meminta KPU mengecek kebenaran kabar itu.

KPU pun bergerak ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu, 2 Januari 2019, sesaat setelah kabar itu ramai dibahas. Namun, kabar itu terbukti hoaks. Andi pun menghapus cuitan tersebut.

Pada Jumat, 4 Januari 2019, polisi menangkap dua penyebar hoaks surat suara itu. Dua pelaku berinisial HY dan LS itu ditangkap di tempat berbeda. HY ditangkap di Bogor dan LS di Balikpapan. HY dan LS telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan.


(DMR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi