Kotak suara. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Kotak suara. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.

KPU Sebut Golput Mubazir Politik

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Faisal Abdalla • 27 Maret 2019 03:30
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengapresiasi imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta masyarakat menggunakan hak pilih pada Pemilu 2019. Golput dinilai KPU mubazir politik.
 
"Ya memang betul, yang tidak memilih itu mubazir politik," kata Komisioner KPU, Viryan Azis ketika dihubungi, Selasa, 26 Maret 2019.
 
Viryan mengatakan pada pemilu 2019, negara sudah memfasilitasi warga untuk menggunakan hak suaranya. Fasilitas yang diberikan negara mulai dari pendataan pemilih hingga pengadaan logistik pemilu yang tentunya menelan biaya yang tidak sedikit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Oleh karena itu, Viryan menilai mengabaikan fasilitas yang telah diberikan negara, sama saja perbuatan yang mubazir, "makanya bagi saya, kalau masyarakat tidak memilih, mubazir politik," ujarnya.
 
(Baca: Daftar 51 Lembaga Pemantau Pemilu)
 
Meski begitu, Viryan mengatakan keluarnya fatwa haram golput sepenuhnya merupakan kewengan MUI. Namun secara umum, KPU mengapresiasi dorongan MUI kepada masyarakat untuk menggunakan hak suranya.
 
"Kami apresiasi agar tingkat partisipasi masyarakat semakin tinggi, dan penting bagi masyarakat agar menggunakan hak pilihnya, jangan sampai menyesal setelah Pemilunya selesai karena tidak gunakan hak pilihnya," tutur Viryan.
 
Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2019. Pasalnya, secara agama, menyalurkan hak pilih hukumnya wajib.
 
Setiap negara harus memiliki pemimpin. Untuk itu, partisipasi masyarakat diperlukan demi menentukan pemimpin yang terbaik. Selama ini tidak ada pemimpin yang sempurna.
 
Hal itu juga dialami semua negara maju, seperti Amerika Serikat, Tiongkok, serta Rusia. Alhasil, masyarakat harus berpartisipasi memilih calon pemimpin yang dianggap terbaik.
 

(JMS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif