Ilustrasi kotak suara. Medcom.id/M Rizal.
Ilustrasi kotak suara. Medcom.id/M Rizal.

Bagikan Kupon Umrah, Mandala Shoji Terdiskualifikasi Otomatis

Pemilu pileg pemilu serentak 2019
M Sholahadhin Azhar • 23 Januari 2019 08:40
Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan telah memvonis calon legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) Mandala Abadi Shoji. Nama Mandala otomatis tidak berlaku di surat suara meski telah dicetak.
 
"Kalaupun dia mendapat suara (dalam pemilihan legislatif) dan menjadi anggota dewan, secara otomatis didiskualifikasi," kata Ketua Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta Selatan Muchtar Taufiq ketika dihubungi Medcom.id, Selasa, 22 Januari 2019.
 
Prinsipnya, kata dia, kasus pidana pemilu otomatis menggugurkan Mandala dari daftar caleg kendati kertas suara sudah dicetak. Muchtar menyebut Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus melaksanakan putusan pengadilan dan mencoret caleg dari daftar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tak ada jalan masuk sedikitpun ke parlemen," tegas dia.
 
Lebih lanjut Muchtar mengatakan saat ini memang surat suara tengah dicetak. Sehingga kemungkinan skema diskualifikasi akan dipusatkan di akhir.
 
"Karena kan ribet ya, enggak mungkin percetakan terganggu proses hukum ini," tandas Muchtar.
 
Untuk diketahui, Mandala divonis atas dua kasus pidana pemilu serupa di dua tempat kejadian perkara yang berbeda. Pertama saat Mandala membagikan kupon umrah di Pasar Gembrong Lama Jakarta Pusat pada Jumat, 19 Oktober 2018.
 
Mandala divonis Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tiga bulan kurungan dan denda Rp5 juta atas tindakannya. Ganjaran serupa juga diberikan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan atas pembagian kupon umrah di pasar kaget Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu pagi, 11 November 2018.
 
Adapun Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan Mandala Abadi bersalah atas perbuatannya membagikan kupon umrah saat kampanye.
 
"Telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana Pemilu, dengan sengaja menjanjikan materi lainnya sebagai imbalan kepada peserta pemilu secara langsung atau tidak secara langsung," ucap Hakim Ketua Desbenneri Sinaga, Selasa, 18 Desember 2018.
 

(SCI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi