Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. Foto: Medcom.id/Adin.
Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. Foto: Medcom.id/Adin.

Ferdinand Tak Tahu Prabowo Disodorkan Draf Aliansi

Pemilu pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Whisnu Mardiansyah • 09 November 2018 13:56
Jakarta: Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean tidak tahu Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra pernah menyodorkan draf aliansi ke Prabowo Subianto. Demokrat merupakan partai terakhir yang deklarasi mendukung Prabowo-Sandi.
 
"Demokrat tidak pernah mengetahui draf aliansi dari Yusril," kata Ferdinand saat dihubungi Medcom.id, Jumat 9 November 2018.
 
Ferdinand mengatakan, Yusril tidak pernah membicarakan draf aliansi kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. "Sama sekali tidak pernah Demokrat membahas draf aliansi dari Yusril. Kami langsung bicara tentang aliansi koalisi dengan Prabowo," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Yusril menyebut Prabowo mengabaikan draf aliansi yang pernah diusulkannya. Draf aliansi itu berisi kesepakatan partai-partai pengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiag Uno.
 
Baca: Gerindra Bantah Terima Draf Aliansi dari Yusril
 
Menurut Yusril, perlu ada format kesepakatan koalisi karena pemilu presiden dan legislatif digelar serentak. Tujuannya, agar pemilu dan kerja sama koalisi tidak menguntungkan salah satu partai saja.
 
Yusril beranggapan, jika partai koalisi hanya diajak mendukung Prabowo-Sandi tanpa format yang jelas, maka yang diuntungkan hanya Partai Gerindra. Sebab, di waktu yang sama para caleg akan saling bertempur untuk memperoleh kemenangan.
 
"Nanti Prabowo-Sandi menang pilpres, tetapi dalam pileg yang sangat diuntungkan hanya Gerindra. Sementara partai anggota koalisi yang lain babak belur," jelas Yusril.
 

 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi