KPU Bakal Temui MA dan MK
Komisioner KPU Wahyu Setiawan--Medcom.id/Siti Yona Hukmana
Jakarta:Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana bertemu dengan Mahkamah Konstitusi (MK), untuk menyikapi putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan gugatan uji materi terhadap Peraturan KPU (PKPU) nomor 26 tentang pencalonan anggota DPD. Gugatan itu diajukan oleh Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO).

"Sedang kita jajaki komunikasi dengan MK terkait putusan MA," kata Komisioner KPU, Wahyu Setiawan di Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 6 November 2018.


Wahyu mengatakan KPU perlu berkonsultasi dengan pihak-pihak terkait, untuk menentukan langkah bagaimana menindaklanjuti putusan tersebut. Pasalnya putusan MA itu dinilai bertentangan dengan putusan MK nomor 30/PUU-XVI/2018 yang melarang pengurus parpol mencalonkan diri sebagai anggota DPD.

"Itulah kenapa kami butuh berkomunikasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak yang punya komptensi," tuturnya.

Baca: OSO Menang

Hingga kini, menurut Wahyu, KPU belum juga menerima salinan putusan dari MA. Wahyu juga tak menutup kemungkinan pihaknya juga bakal menemui MA.

PKPU Nomor 26 Tahun 2018 melarang pengurus partai politik maju sebagai calon anggota DPD RI. Aturan ini menjadi tolok ukur KPU mencoret nama OSO.

Ketua DPD RI itu sempat menggugat putusan KPU ke Badan Pengawas Pemilu. Gugatan ditolak. Pencoretan yang dilakukan KPU sah.

Dia membawa perkara itu ke MA. Gugatan OSO terdaftar dengan Nomor 65/P/HUM/2018. KPU menjadi pihak termohon. Keputusan itu dikabulkan majelis yang dipimpin Hakim Agung Supandi dengan anggota Is Sudaryono dan Yulius. OSO menang melalui ketok palu hakim, Kamis, 25 Oktober 2018.



(YDH)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id