Pemilu. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.
Pemilu. Ilustrasi: Medcom.id/Mohammad Rizal.

Kubu Prabowo Dianggap Ingin Memanipulasi Kesadaran Publik

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
M Sholahadhin Azhar • 16 Mei 2019 12:50
Jakarta: Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin menantang Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno membuka data di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tantangan ini sebagai upaya mencegah klaim kecurangan di Pemilu 2019 terus berlanjut.
 
"Karena koar-koar soal kecurangan itu mereka memanipulasi masyarakat saja agar masyarakat percaya," kata juru bicara TKN Arya Sinulingga di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Mei 2019.
 
Menurut dia, kubu penantang sengaja melakukan hal tersebut. Mereka ingin memanipulasi kesadaran masyarakat bila pemilu serentak dipenuhi kecurangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Arya tak sembarang menuding. Dia menyebut penilaian ini didasari sikap kubu penantang yang enggan membuka data atau mengungkap metode penghitungan mereka dan hal detail lain.
 
"Makanya saya tantang adu data ke KPU, berani enggak," ujar Ketua DPP Partai Perindo Bidang Komunikasi dan Media Massa itu.
 
Ia menyebut tak perlu langkah hukum menyikapi manuver penantang. Skema pendataan sudah jelas dan transparan dilakukan oleh KPU.
 
TKN pun meminta BPN beradu data di depan 'wasit'. "Kalau enggak berani, koar-koar di luar, anda hanya manipulasi," tegas dia.
 
Narasi tentang dugaan kecurangan pemilihan presiden terus digaungkan kubu penantang. Puncaknya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan penolakan hasil Pemilu 2019.
 
Baca:Bawaslu Perintahkan KPU Lanjutkan Situng
 
"Saya akan menolak hasil penghitungan suara pemilu, hasil penghitungan yang curang," tegas Prabowo saat bicara dalam acara 'Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa, 14 Mei 2019.
 
Namun, penolakan hasil Pemilu 2019 oleh BPN hanya berlaku untuk pemilihan presiden (pilpres). Mereka masih mengakui hasil penghitungan suara pemilihan legislatif (pileg).
 
"Dalam Pemilu 2019 ini kayaknya walaupun tidak menutup kemungkinan terjadi kecurangan pemilu di pileg, tapi pemilu curangnya khusus terjadi di pilpres," kata juru kampanye nasional BPN Prabowo-Sandi Muhammad Syafii alias Romo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 15 Mei 2019.
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif