Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kanan) bersalaman dengan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Foto: Antara/Agus Suparto.
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kanan) bersalaman dengan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. Foto: Antara/Agus Suparto.

Dana Kampanye Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019

Pemilu dana kampanye pilpres 2019
Arga sumantri, Whisnu Mardiansyah, Muhammad Syahrul Ramadhan • 03 Mei 2019 03:58
Jakarta: Kedua pasangan capres-cawapres telah melaporkan dana kampanye Pilpres 2019. Seluruh peserta pemilu wajib menyerahkan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK), mulai dari capres-cawapres, tim kampanye, partai politik, hingga calon anggota legislatif.
 
Dalam laporannya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin memperoleh dana kampanye sebanyak Rp606.784.634.772. Dari jumlah tersebut, dana yang dikeluarkan untuk kampanye paslon nomor urut 01 itu sebanyak Rp601.355.468.300.
 
Bendahara Umum TKN Sakti Wahyu Trenggono merinci penerimaan dari berbagai sumber. Dalam bentuk barang, Jokowi-Ma'ruf mendapat suntikan dana segar sebanyak Rp3.782.699.170.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, ada pula sumbangan dari 17 kelompok masyarakat sebesar Rp251 miliar. Kemudian sumbangan dari 40 perusahaan sebanyak Rp253,9 miliar dan sumbangan dari 252 orang sebesar Rp21,8 miliar.
 
Baca juga: Jokowi-Ma'ruf Habiskan Rp601 Miliar untuk Kampanye
 
Sementara, pengeluaran terbanyak dana kampanye paling banyak untuk keperluan operasional, totalnya sebanyak Rp597.923.538.119. "(Sumbangan dari) paslon tidak ada, yang paling besar dari perusahaan dan pengusaha," ungkap Trenggono di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis, 2 Mei 2019.
 
Di kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, total dana kampanye yang terkumpul sebanyak Rp213,2 miliar. Sumbangan didominasi dari Prabowo dan Sandi sebesar Rp192,5 miliar, Sandi menyumbang 60 persen dari total penerimaan dana kampanye.
 
"Antara Pak Sandi dan Pak Prabowo hampir mungkin 55-45 persen lah kira-kira. Tetap yang paling banyak dari Pak Sandi," jelas Bendahara BPN Prabowo-Sandi, Thomas Djiwandono di tempat yang sama.
 
Sisanya sumbangan perseorangan dari masyarakat dan kelompok serta sumbangan dari partai politik pengusung. Sumbangan dari masyarakat masih yang terbesar di luar sumbangan dari pasangan calon.
 
"Masyarakat yang sudah membantu total adalah Rp9,3 miliar. Sumbangan kelompok di Rp1,1 miliar dan partai politik Rp4,8 miliar," jelas Thomas.
 
Baca juga: Prabowo-Sandi Habiskan Rp213 Miliar untuk Kampanye
 
Adapun total pengeluaran kampanye pasangan nomor urut 02 ini sebesar Rp211,5 Miliar. Pengeluaran paling banyak tersedot untuk bahan kampanye sebesar Rp60,8 miliar, pertemuan tetap muka sebesar Rp21 miliar, pembuatan alat peraga kampanye Rp8,8 miliar, dan rapat umum Rp33,7 miliar.
 
Adapun sisa dana kampanye digunakan untuk anggaran operasional hingga masa penetapan pemenang Pilpres 2019 pada 22 Mei 2019. "Kita masih tetap ada beberapa (kegiatan), BPN kan masih berjalan jadi hal-hal seperti itu daily operational itu masih berjalan sampai 22 Mei nanti," pungkas dia.
 

(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif