Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. MI/Susanto.
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. MI/Susanto.

Pemilu Serentak 2019 Disebut Terburuk Sepanjang Sejarah

Pemilu pemilu serentak 2019
Damar Iradat • 26 April 2019 13:25
Jakarta: Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyebut Pemilu Serentak 2019 sebagai yang terburuk sepanjang sejarah. Ia menegaskan Pemilu 2019 harus dievaluasi secara menyeluruh.
 
"Saya sampaikan agar pada masa sidang terdekat dari DPR segera mengundang Kemendagri, KPU, Bawaslu, dan pihak terkait untuk evaluasi penyelenggaraan pemilu yang menurut saya ini adalah pemilu yang terburuk sejarah Indonesia," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 26 April 2019.
 
Baca juga: Pemilu 2019 Milik NasDem

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Politikus PKS itu juga menyayangkan banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal. Hingga Kamis, 25 April 2019, jumlah petugas KPPS yang meninggal karena kelelahan mencapai 225 orang.
 
Selain itu, sebanyak 1.470 petugas KPPS jatuh sakit saat bertugas. Petugas KPPS yang jatuh sakit juga bertambah cukup siginfikan, dari sebelumnya tercatat 883 orang.
 
"Itu tragedi. Pesta demokrasi harusnya tidak menghadirkan tragedi semaca ini. Itu juga harus dievaluasi," tegas dia.
 
Sebelumnya, KPU menyebut Kementerian Keuangan sudah menyetujui pengajuan anggaran santunan bagi petugas KPPS yang wafat. KPU masih menyusun mekanisme pemberian santunan.
 
Baca juga: Anggaran untuk Santunan Petugas KPPU Berasal dari KPU
 
Arief mengatakan KPU mengusulkan agar petugas KPPS yang meninggal disantuni Rp30-36 juta. Petugas yang mengalami musibah hingga menyebabkan cacat disantuni maksimal Rp30 juta dan petugas luka-luka Rp16 juta. Namun KPU masih menunggu besaran anggaran yang disetujui Kementerian Keuangan.
 
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko memastikan semua petugas KPPS ditanggung negara. Pemerintah akan memberikan santunan kepada mereka yang sakit dan meninggal.
 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif