Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute Karyono Wibowo/MI/Rommy Pujianto
Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute Karyono Wibowo/MI/Rommy Pujianto

NasDem Disebut Paling Terimbas Efek Ekor Jas

Pemilu partai nasdem pemilu serentak 2019
Candra Yuri Nuralam • 19 April 2019 10:12
Jakarta: Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute Karyono Wibowo menyebut Partai NasDem paling besar mendapat efek ekor jas. Perolehan suara partai pimpinan Surya Paloh itu melejit, bahkan masuk lima besar pada Pemilu Serentak 2019.
 
"Justru efek ekor jas itu terdistribusi ke sejumlah pendukung koalisi Jokowi-Ma'ruf seperti NasDem. NasDem justru signifikan dari pas survei 4,0 persen malah lima besar di quick count," kata Karyono kepada Medcom.id, Jumat 19 April 2019.
 
Partai NasDem berhasil merebut kurang lebih 8,27 persen suara berdasarkan hitung cepat. Pencapaian NasDem dinilai lebih baik ketimbang PDI Perjuangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


PDI Perjuangan, ujar dia, hanya mendapat 19,80 persen. Padahal dalam beberapa survei sebelum pencoblosan angka keterpilihan sekitar 25-30 persen.
 
"Ini justru apakah mendapar ekor jas? Dan tidak signifikan meskipun sudah jadi pemenang dua kali berturut," ujar Karyono.
 
Baca: Partai Baru 'Tenggelam' di Pemilu 2019
 
Pencapaian PDI Perjuangan pada 2019 tidak jauh berbeda dengan 2014. Pada 2014, PDI Perjuangan hanya mendapat suara 18,95. Angka keterpilihan terkesan tak beranjak.
 
Efek ekor jas juga tidak berimbas kepada PKB. Perolehan suara masih stagnan meski terasosiasi dengan Ma'ruf Amin.
 
"Efek ekor jas LSI ini tidak terlalu signifikan, PKB sendiri 2014 dapat 9,04 persen di 2019 jadi 9,56 persen. Artinya kan tidak signifikan juga," tutur Karyono.
 
Berdasarkan penelitian LSI Denny JA, hanya tiga partai yang mendapat efek ekor jas. Parpol tersebut ialah PDI Perjuangan, PKB, dan Gerindra.
 
Baca: Efek Ekor Jas Hanya Didapatkan 3 Partai
 
Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar, mengatakan PDI Perjuangan saat ini terasosiasi dengan Joko Widodo. Pada 2014 PDI Perjuangan mendapat 18,95 persen. Angka meningkat pada 2019 menjadi 19,80 persen.
 
PKB yang terasosiasi dengan Ma'ruf Amin pada 2014 mendapat 9,04 persen. Angka meningkat pada 2019 menjadi 9,56 persen.
 
Sedangkan Gerindra yang terasosiasi dengan Prabowo-Sandi pada 2014 mendapat 11,81 persen. Angka meningkat pada 2019 menjadi 12,50 persen.
 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif