Sekjen PSI Raja Juli Antoni. MI/Susanto
Sekjen PSI Raja Juli Antoni. MI/Susanto

Ulah Andi Arief Layak Diganjar Pemecatan

Pemilu surat suara pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf Prabowo-Sandi
03 Januari 2019 12:03
Jakarta: Ulah politikus Demokrat Andi Arief membeberkan informasi tak valid soal surat suara terus mendapat kecaman. Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja, Raja Juli Antoni, menyatakan aksi itu patut diganjar dengan hukuman berat dari partai tempatnya bernaung.
 
“Ini adalah contoh paling jahat, politisi paling jahat. Kalau ini terjadi di internal PSI (Partai Solidaritas Indonesia), maka orang ini harus diberi sanksi berat. Penonaktifan mungkin," kata Antoni yang merupakan Sekretaris Jenderal PSI, Kamis, 3 Januari 2019.
 
Menurutnya, sanksi pemecatan layak diterima Andi karena ulahnya justru berpotensi mencoreng partai. "Bisa saja publik kemudian mengidentikkan Partai Demokrat sebagai partai hoaks," katanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akun Twitter @AndiArief_ menginformasikan ada tujuh kontainer berisi surat suara yang telah dicoblos berlabuh di Tanjung Priok, Jakarta Utara. "Mohon dicek kabarnya ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok. Supaya tidak fitnah harap dicek kebenarannya karena ini kabar sudah beredar," kicau Andi.
 
Informasi itu dicuitkan Andi, Rabu, 2 Januari 2019, pukul 20.05 WIB. Namun, beberapa saat kemudian, Andi menghapus tweet tersebut.
 
Kabar ini membuat KPU mengecek langsung ke lapangan. Namun, tak terbukti. Saat ini, KPU berniat melaporkan kasus tersebut ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. (Febrian Ahmad)
 

 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi