Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani. Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani. Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.

TKN: Akademisi Belum Tentu Netral Jadi Moderator

Pemilu pilpres 2019
Whisnu Mardiansyah • 23 Januari 2019 03:49
Jakarta: Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arsul Sani mengatakan hal terpenting dalam memilih panelis dan moderator dilihat dari rekam jejaknya. Menurut Asrul akademisi tidak menjamin memiliki netralitas.
 
"Intinya bukan soal dia akademisi atau praktisi. Tapi rekam jejaknya itu. Kalau soal akademisi, yang miring-miring kan juga banyak," kata Arsul di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Januari 2019.
 
Sebagai contoh, sosok ekonom dan akademisi Faisal Basri. Banyak yang mengidentikan dia pro dengan Presiden Joko Widodo. Padahal, dalam beberapa cuitannya di twitter tidak sedikit justru mengkritisi kebijakan Presiden Joko Widodo.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu Arsul meminta kubu BPN tak berlebihan menyikapi nama-nama calon moderator dan panelis. "Jadi intinya bukan di akademisi," tukas Arsul.
 
Sebelumnya, Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon menyarankan debat kedua capres/cawapres dipandu panelis dari kalangan akademisi. Kalangan akademisi perguruan tinggi dinilai yang paling netral.
 
"Cari lah orang-orang dari perguruan tinggi. Saya kira banyak orang-orang perguruan tinggi akademisi intelektual yang independen yang punya integritas memang tidak berpolitik," kata Fadli di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 21 Januari 2019.
 
Rekam jejak panelis harus ditelusuri detail. Jangan sampai panelis sosok yang pernah mengemban jangan strategis di pemerintahan dan BUMN.
 
"Pernah jadi komisaris atau ingin jadi komisaris. Jadi jangan yang seperti itu. Jadi memang mereka yang track recordnya dipercaya gitu," tegas Fadli.
 

(SCI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif