Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah). Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (tengah). Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Poster di Jateng Mendiskreditkan Jokowi

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
M Sholahadhin Azhar • 13 November 2018 19:52
Jakarta: Poster Presiden Joko Widodo dengan mahkota di Jawa Tengah bukan dipasang tim Jokowi. Poster dipasang oleh seseorang sebagai kampanye hitam untuk merusak elektabilitas Jokowi.
 
"Ada pihak-pihak yang memalsukan Alat Peraga Kampanye (APK) tersebut. Kami yakin, atribut tersebut dipasang oleh pihak yang mau mendiskreditkan kami," kata Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto melalui keterangannya, Selasa, 13 November 2018.
 
Menurutnya, dari aspek estetika, komunikasi politik, daya imajinasi, dan teknik kampanye, poster itu tak menggambarkan partainya. Analisa Hasto, pemasangan itu tak terlepas dari hasil survei yang memenangkan partainya di Jawa Tengah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Gerindra Ragukan Komitmen PAN-Demokrat terhadap Prabowo
 
Menurutnya, pemasangan poster ini bertujuan menggerus citra PDI Perjuangan di Jawa Tengah. "Ini cara-cara yang tidak sehat dalam demokrasi," kata Hasto.
 
Pemasangan atribut oleh pihaknya, kata dia, tak akan dilakukan sembarangan, apalagi dengan menampilkan citra seperti poster itu. Dasarnya yakni survei internal tentang kinerja Jokowi yang diapresiasi publik.
 
Misalnya, kata dia, desain poster yang melibatkan gambar Presiden pertama Indonesia Soekarno, Presiden ke lima Megawati Soekarnoputri dan Jokowi sendiri.
 
"Dengan demikian, desain APK juga mempertimbangkan hasil survei dan FGD, tidak sembarangan sebagaimana APK Liar yang muncul akhir-akhir ini," tandas Hasto.
 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif