Ilustrasi alat peraga kampanye yang telah dicopot. Foto: Antara
Ilustrasi alat peraga kampanye yang telah dicopot. Foto: Antara

Bawaslu Akui Alat Peraga Kampanye Masih Bertebaran di Jakarta

Pemilu pemilu serentak 2019
Ilham Pratama Putra • 14 April 2019 22:27
Jakarta: Masa tenang kampanye Pemilu 2019 dimulai hari ini, Minggu, 14 April 2019. Segala bentuk kegiatan kampanye praktis dilarang.
 
Namun, Ketua Badan Pengawas Pemilu Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Jufri mengakui masih terdapat alat peraga kampanye (APK) yang belum diturunkan.
 
"Memang masih ada APK yang belum dapat kami diturunkan, karena terdapat APK dengan ukuran yang besar sekali sehingga membutuhkan alat lain untuk menurunkannya," kata Muhammad Jufri dilansir Antara, Minggu, 14 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan, APK pada pemilu kali ini lebih menjamur dari pemilu sebelumnya. Hal ini mengingat pemilihan presiden juga dilaksanakan bersamaan dengan pemilihan legislatif.
 
"Dengan jumlahnya yang sebanyak ini, tentu kami membutuhkan waktu. Namun kami dari tadi malam pukul 00.00 WIB bersama Satpol PP, Dinas Pertamanan, pemadam kebakaran, dan lainnya sudah menurunkan mayoritas dari APK tersebut," ujar Jufri.
 
Bawaslu Provinsi DKI Jakarta menargetkan agar proses penertiban APK dapat selesai secepatnya. Agar masyarakat benar-benar merasakan masa tenang.
 
"Kami berharap masyarakat juga aware dengan pelanggaran-pelanggaran di masa tenang, seperti kampanye terselubung, pemasangan APK kembali, untuk melaporkannya ke Bawaslu. Karena itu merupakan pelanggaran dan dapat diproses secara hukum," tandas dia,
 
Aparat gabungan DKI Jakarta sudah mulai mencopot alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2019 sejak Minggu, 14 April 2019 dini hari. Bawaslu DKI juga menyebutkan penertiban APK ini dilakukan serentak di enam kabupaten maupun kota di DKI.
 

(SCI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif