Milenial Diminta Melek Politik
Ilustrasi pemilih pemula. Foto: MI/Bary Fathahilah
Jakarta: Milenial diminta melek politik. Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Asrorun Niam Sholeh, mengatakan pemuda amat berperan menentukan arah pembangunan Indonesia.

"Menurut saya, ini penting. Berbicara politik, secara umum di dalamnya ada tanggung jawab pemuda," kata Niam melalui keterangan tertulis, Rabu, 5 Desember 2018.


Ia mengatakan pemilih pada Pemilu 2019 didominasi pemuda. Untuk itu, pemuda harus berpartisipasi dalam hajatan lima tahunan itu.

"Kaum milenial harus punya jiwa membangun bangsa," katanya. 

Baca: Suara Milenial: Jangan Golput di 2019

Apalagi, kata dia, Indonesia memiliki sejarah melahirkan pemimpin muda seperti HOS Tjokroaminoto, Soekarno, Moh Hatta, Sutan Sjahrir, Soetomo, KH Wahid Hasyim, Jenderal Sudirman, hingga Bung Tomo. 

"Bangsa kita dibangun oleh kaum muda. Ini momentum untuk meningkatkan partisipasi kaum muda untuk secara optimal menentukan arah era Indonesia untuk lebih baik. Anak muda rata-rata memiliki kejujuran dan komitmen," ucapnya.

Baca: Pemilih Pemula 1,2 Juta Jiwa

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghitung jumlah pemilih pemula pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mencapai 1,2 juta jiwa. Mereka tersebar di 34 provinsi se-Indonesia.

"Untuk data pemilih pemula jumlahnya mencapai 1.262.878 jiwa," kata Komsioner KPU Viryan Aziz kepada Medcom.ID, Rabu, 8 Agustus 2018.

Viryan mengatakan 1,2 juta pemilih pemula ini adalah mereka yang lahir pada periode 1 Januari-17 April 2002. Mereka memenuhi kriteria sebagai pemilih tepat di tahun pemilu serentak diselenggarakan.

Jawa Barat memiliki jumlah pemilih pemula terbanyak, yaitu 212.749 jiwa. Disusul Jawa Timur sebanyak 174.558 jiwa dan Jawa Tengah 154.188 jiwa.

"Data ini olahan Pusat Data Informasi (Datin) KPU bersumber dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) Pemilu 2019 dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri," imbuh Viryan.






(UWA)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id