Sidang perdana PHPU Pilpres 2019 - ANT/Hafidz Mubarak A.
Sidang perdana PHPU Pilpres 2019 - ANT/Hafidz Mubarak A.

Kuasa Hukum Kubu Prabowo Ditegur Hakim

Pemilu Sidang Sengketa Pilpres 2019
Faisal Abdalla, Fachri Audhia Hafiez • 14 Juni 2019 17:44
Jakarta: Hakim Anggota Mahkamah Konstitusi I Dewa Gede Palguna menegur tim kuasa hukum Prabowo Subianto-Sandiga Uno. Ini terkait bukti-bukti yang diserahkan dalam sidang sengketa Hasil Perselisihan Pemilihan Umum (PHPU) pemilihan presiden.
 
Teguran bermula saat Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto, menanyakan 12 truk bukti-bukti yang tidak bisa masuk. Bambang mengklaim bukti yang dibawa ke MK tak bisa masuk lantaran petugas MK lelah.
 
"Jadi Pak Hakim Majelis waktu kami masuk dengan satu truk, yang lain katanya MK sudah tutup. Ada teman kami Lutfi yang menjelaskan," kata Bambang dalam sidang di Gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lutfi menjelaskan pihaknya berniat menyerahkan 12 truk bukti ke MK. Namun, saat baru satu truk diturunkan, ada pengumuman MK ditutup.
 
(Baca juga:Tawar-menawar Alot Antara Hakim MK dan KPU)
 
"Kami melihat bahwasanya kawan-kawan yang menurunkan barang itu capek. (MK) mengatakan 'kami capek sekali, mohon sampai di sini saja dulu, data-data untuk Jawa Tengah disetop saja dulu'. Meskipun sudah kami turunkan, akhirnya truk kami, kami tarik kembali," jelas Lutfi.
 
Hakim I Dewa Gede langsung menegur tim hukum. Dia memastikan terus mengecek dan mengontrol bukti-bukti yang masuk ke MK. Seluruh bukti yang masuk pasti diverifikasi.
 
"Jadi kemarin nggak jadi ke sini? Memang dikatakan jam 19.00 WIB sudah close dulu karena istirahat tapi setelah itu diperiksa lagi dan itulah hasilnya inilah temuan yang disampaikan Pak Ketua. Bahwa ada ditarik kembali karena mengatakan 'kami agak capek' nah itu soal lain. Jadi seolah-olah jangan Mahkamah yang keliru," tegas Dewa Gede.
 
Dewa Gede mengingatkan semua pihak, waktu pelayanan di MK sampai pukul 17.00 WIB. Namun, kerap diundur hingga pukul 19.00 WIB. Dia juga memastikan segala bukti yang masuk pasti diverifikasi.
 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif