Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan - Medcom.id/Ilham Wibowo.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan - Medcom.id/Ilham Wibowo.

PAN: Survei PolMark Pembanding Survei Abal-abal

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Nur Azizah • 14 Maret 2019 14:48
Jakarta: Jelang Pemilu 2019 sejumlah lembaga survei merilis elektabilitas partai politik. Teranyar, survei sebaran dukungan yang dilakukan PolMark Indonesia bekerja sama dengan Partai Amanat Nasional (PAN).
 
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menjamin hasil survei PolMark Indonesia tepercaya.
"Pokoknya, nanti (bisa) dibuktikan oleh PAN. Mana survei yang abal-abal, mana yang bukan," kata Zulkifli di kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis, 14 Maret 2019.
 
Zulhas, begitu biasa disapa, menyebut banyak lembaga survei abal-abal. Dari hasil sejumlah lembaga survei, PAN selalu memperoleh elektabilitas kecil.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ya kan ada tuh yang suka tiap hari mengumumkan PAN 1 persen, Demokrat 1 persen, PKS 1 persen," ucap dia.
 
Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga ini berharap adanya hasil survei PolMark bisa menjadi pembanding dengan lembaga survei lainnya. Dia meminta lembaga survei yang tak tepercaya untuk berhenti.
 
(Baca juga: Pileg Diprediksi Jadi Kuburan Massal Partai Politik)
 
"Kan bisa dilihat dia abal-abal apa tidak gitu ya. Ya mudah-mudahan mereka kembali ke jalan yang benar," pungkas dia.
 
Berdasarkan hasil survei PolMark Indonesia bersama PAN, tak ada satu pun parpol yang solid mendukung capres dan cawapres yang diusung. Dalam data tersebut disebutkan pendukung PDIP hanya 74,6% mendukung paslon 01.
 
Sementara sisanya, 5,9% mendukung nomor urut 02 dan 19,5% masih bimbang. Partai Gerindra 11% mendukung paslon 01, 68,8% mendukung 02 dan 12,2% masih bimbang.
 
Sedangkan PAN, 25% mendukung paslon 01, 49,2% mendukung 02 dan 25,8% masih bimbang. Survei ini digelar di 73 Dapil dari 80 dapil seluruh Indonesia untuk tingkat pemilihan DPR RI.
 
Survei ini dilakukan dari bulan Oktober 2018-Februari 2019 dengan jumlah responden 440 di masing masing 72 dapil dengan margin of error plus-minus 4,8% dan 880 responden di 1 dapil dengan margin of error plus-minus 3,4%. Pengambilan sampel survei ini dilakukan dengan metode Multistage Random Sampling dengan selang kepercayaan 95 persen.
 
(Baca juga:9 Parpol Lolos ke Parlemen, 7 Gagal)
 

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi