Putusan MA Memperumit Tahapan Pemilu
Ilustrasi Mahkamah Agung - MI/Bary Fathahilah.
Jakarta: Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan uji materi yang diajukan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) terhadap Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 26 tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPD. Putusan itu dinilai memperumit proses tahapan pemilu. 

"Putusan itu memperumit proses penyelenggaraan pemilu, karena pada dasarnya PKPU itu sudah disesuaikan oleh KPU kepada putusan Mahkamah Konstitusi (MK)," kata Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas, Feri Amsari, ketika dihubungi, Rabu, 31 Oktober 2018. 


Feri menilai tidak ada yang salah dari PKPU Nomor 26 tahun 2018 tentang pencalonan anggota DPD. PKPU tersebut merupakan tindaklanjut dari putusan MK nomor 30/PUU-XVI/2018 yang melarang pengurus partai politik mencalonkan diri sebagai anggota DPD. 

"Artinya PKPU itu menyadur semangat konstitusional terhadap putusan MK terkait undang-undang Pemilu. Kalaupun MA berpandangan PKPU bertentangan dengan UU, pertanyaannya UU yang mana?," tandas Feri. 

(Baca juga: KPU Minta Pendapat MK Terkait Kemenangan OSO)

Feri justru mempertanyakan putusan MA tersebut. Alasannya, MK sudah mengeluarkan keputusan bahwa pengurus parpol tidak boleh mencalonkan sebagai anggota DPD. Putusan MK bersifat final dan mengikat semua pihak termasuk MA (erga omnes). 

Selain itu, putusan MA juga dapat membingungkan KPU. Sebab, ada dua keputusan pengadilan yang saling bertolak belakang. 

Namun, Feri menyarankan agar KPU tetap mengikuti putusan MK. Sebab, putusan MK mengikat semua pihak. 

Putusan MA juga dinilai tidak berlaku surut karena tahapan pemilu sudah berjalan. Hal ini berbeda dengan putusan MK terkait pencalonan anggota DPD yang memang diperintahkan berlaku surut. 

"Sebenarnya sudah ada solusi, tinggal KPU berani bersikap bahwa memang mereka menjalankan perintah putsuan MK dan kemudian putusan MA tak boleh diberlakukan surut," tutur dia. 

(Baca juga: OSO Menang)
 



(REN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id