Ketua KPU Arief Budiman/Medcom.id/Krispen
Ketua KPU Arief Budiman/Medcom.id/Krispen

Debat Publik Diharapkan Jadi Ajang Sosialisasi Visi-Misi

Pemilu pilpres 2019
Faisal Abdalla • 28 Desember 2018 13:13
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) berharap pasangan calon presiden dan wakil presiden memanfaatkan debat publik untuk menyosialisasikan visi- misi. KPU tak ingin debat jadi ajang saling menjatuhkan.

"Sehingga masyarakat tahu betul siapa presiden dan wakilnya serta akan melakukan apa," kata Ketua KPU Arief Budiman ketika dikonfirmasi, Jumat, 28 Desember 2018.

Baca: KPU: Moderator Debat Publik Harus Independen

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



KPU sudah mengingatkan kedua kubu tak menjadikan debat publik sebagai ajang saling menjatuhkan. Mereka diminta fokus mengampanyekan program kerja jika terpilih sebagai pemimpin negeri. Arief memastikan pendukung paslon yang hadir saat debat dibatasi. Masing-masing paslon diberi jatah membawa 100 pendukung.

"Tetapi total audiensnya kami belum tahu karena menyesuaikan kapasitas ruangan. Dari KPU bisa lebih dari 100 karena mengundung akademisi, tokoh masyarakat, birokrat, parlemen, mahasiswa, duta besar, dan lainnya," beber Arief.

Baca: Jadwal Lengkap Debat Pilpres 2019

Debat publik capres-cawapres pertama dijadwalkan pada 17 Januari 2019 di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan. Debat publik pertama diselenggarakan dengan format debat antarpasangan capres dan cawapres. Isu yang akan diangkat dalam debat publik pertama meliputi isu Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.


(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi