Politikus Partai Demokrat Andi Arief - ANT/Muhammad Adimaja.
Politikus Partai Demokrat Andi Arief - ANT/Muhammad Adimaja.

Cuitan 'Setan Gundul' Andi Arief Dinilai Merugikan Demokrat

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Candra Yuri Nuralam • 11 Mei 2019 03:22
Jakarta: Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Max Supacua menyesalkan pernyataan Andi Arief yang menyebut adanya 'setan gundul' di kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pernyataan eks Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat di Twitter itu dinilai merugikan partai.
 
"Ini (cuitan Andi Areif) dampaknya bukan kepada 02 (Prabowo-Sandi) saja atau Andi Arief saja, tapi dampaknya kepada partai Demokrat," kata Max dalam acara Primetime News Metro TV, Jumat 10 Mei 2019.
 
Max menyayangkan sikap Andi Arief yang lebih memilih cawe-cawe di media sosial. Menurut dia, Andi Arief seharusnya bisa berkomunikasi dengan partai bila ingin mengkritisi sesuatu. "Jangan sampai persoalan yang disampaikan di dalam rumah dengan keluarga kita sudah teriak-teriak keluar. Ini dampaknya ke mana-mana bagi kita Demokrat," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Sandiaga Tuntut Penjelasan 'Setan Gundul'
 
Cuitan Andi Arief dinilai sangat berbahaya bagi partai. Max menilai kicauan tersebut bisa menghancurkan elektabilitas partai Demokrat pada 2024 nanti.
 
"Lebih baik kita periksa segalanya dulu baru sampaikan keluar. Partai ini bukan PT (perusahaan) yang mencari duit. Partai ini mengumpulkan konstituen yang ingin menjadi pengikutnya sehingga kita bisa maju lagi di pemilu dengan suara yang banyak," tutur Max.
 
Kicauan Politikus Demokrat Andi Arief kembali menuai kontroversi. Kali ini, ia menyinggung situasi koalisi di kubu Prabowo-Sandi. Andi menyebut banyak 'setan gundul' di dalam Koalisi Adil dan Makmur.
 
Andi mulanya mengatakan dalam Koalisi Adil Makmur hanya ada Partai Gerindra, Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Berkarya. Dalam perjalanannya, muncul elemen yang dinamai Andi sebagai 'setan gundul' di dalam koalisi.
 
"Elemen setan gundul tidak rasional, mendominasi, dan celakanya Pak Prabowo mensubordinasikan dirinya. Setan gundul memasok kesesatan menang 62 persen," kata Andi melalui akun Twitter @Andiarief, Senin, 6 Mei 2019.
 
Andi tidak menyebut jelas istilah siapa yang dimaksud dengan 'setan gundul' dalam koalisi Prabowo-Sandi. Yang jelas, kata Andi, kelompok ini telah menyesatkan Prabowo dengan menyebut telah menang dengan 62 persen suara di Pilpres 2019.
 

 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif