Ilustrasi. Foto: MI/NSI Nantika Jelita.
Ilustrasi. Foto: MI/NSI Nantika Jelita.

TKN Fokus Genjot Suara di 10 Provinsi

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
Damar Iradat • 16 Januari 2019 22:31
Jakarta: Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin fokus mendulang suara di 10 provinsi pada Pemilu 2019. Hal ini dikarenakan suara Jokowi-Jusuf Kalla pada Pemilu 2014 lalu kalah di 10 provinsi tersebut.
 
Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Bambang Dwi Hartono mengakui hal ini sempat dibahas bersama Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Jendral (Purn) Moeldoko Rabu siang, 16 Januari 2019 di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Menurut dia, 10 provinsi tersebut menjadi fokus pertemuan dengan Moeldoko.
 
"10 provinsi yang kalah itu kan mesti kita kerjakan secara serius. Alhamdulillah trennya sudah sangat bagus," kata Bambang di Kompleks Istana Kepresidenan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam pertemuan tadi, Bambang menyebut jika sempat membahas hasil survei mingguan terkait elektabilitas Jokowi-Ma'ruf di masing-masing provinsi. Menurut Bambang, hasil survei mingguan itu sudah menunjukkan tren positif.
 
Bambang mengakui jika pihaknya masih harus bekerja keras mengerek suara di Jawa Barat dan Banten. Berdasarkan survei internal TKN, elektabilitas pasangan nomor urut 01 itu masih kalah dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, meski mulai menunjukkan peningkatan.
 
Baca juga: Yenny Wahid Kampanyekan Jokowi-Ma'ruf di Jawa Barat
 
Kendati demikian, mantan Wali Kota Surabaya itu enggan membeberkan selisih elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi. "Itu dapur kami," tuturnya.
 
Sementara itu, Ketua Bappilu Partai NasDem, Effendi Choirie (Gus Choi) menyebut masing-masing partai di TKN memiliki strategi masing-masing dalam Pileg 2019. Di sisi lain, para partai koalisi juga sepakat untuk bisa memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf.
 
"Dalam konteks Pilpres, Pileg, bukan hanya memenangkan dirinya, memenangkan calegnya, partainya, tapi juga presiden dan wapres yang diusung," ujar Gus Choi.
 
Oleh karena itu, menurut Gus Choi, sinergitas antar parpol koalisi penting dilakukan. Caleg-caleg dari setiap parpol juga digerakan untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf.
 
"Supaya pusat sama daerah itu sama. Mungkin sekarang kan ada yang tidak sama. Karena itu terus kita konsolidasi. Salah satu poin penting yang dibahas (bersama Moeldoko) itu," ujar dia.
 
Dari hasil Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pilpres 2014, Jokowi yang saat itu berpasangan dengan Jusuf Kalla kalah dari Prabowo dan pasangannya saat itu, Hatta Radjasa di 10 provinsi. Adapun 10 provinsi itu antara lain; Aceh, Riau, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Banten, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Gorontalo, dan Maluku Utara.
 

 

(HUS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi