Jokowi Mulai Melawan
Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin (kanan). Foto: Antara/Hafidz Mubarak.
Jakarta: Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, mulai melakukan perlawanan terhadap hoaks yang menyerang dirinya. Terbaru, Jokowi mengajak masyarakat berhijrah dari politik kebencian ke politik kebenaran.
 
"Berbeda dari 2014 dan selama jadi presiden, Jokowi cenderung defensif dan bertahan. Sekarang sifatnya sudah agresif attacking dan memang ingin melawan pertarungan kampanye yang menggunakan ujaran kebencian dan hoaks," kata Direktur Lembaga Survei Charta Politika, Yunarto Wijaya, kepada Medcom.id, Senin, 5 November 2018.
 
Yunarto memprediksi pertarungan Pemilu 2019 lebih panas dibanding Pemilu 2014. Sebab, pemilu ini mempertemukan dua pihak yang sudah pernah bertarung.
 
"Dalam pertarungan petahana dengan penantang, maka yang akan dicoba diserang adalah kebijakannya. Di situlah kampanye SARA akan menumpang terhadap evaluasi kebijakan. Contohnya, istilah poros Beijing vs poros Mekah. Itu menurut saya kampanye SARA. Mana ada dalam market ekonomi istilah poros Beijing vs Makkah," ujarnya.

Baca: Romy: Ajakan Hijrah Saat Ini Perpindahan Spiritual


Dia menilai hoaks dan ujaran kebencian yang menumpang pada evaluasi kebijakan mempunyai dampak lebih destruktif karena dapat memancing emosi masyarakat. Dia menganggap wajar jika Jokowi mulai melawan ujaran kebencian.  "Ini menurut saya merupakan posisi sikap tegas yang diambil Jokowi menunjukkan perlawan terhadap hoaks."

Presiden Jokowi sebelumnya mengajak masyarakat untuk berhijrah. Hal itu perlu dilakukan untuk menjaga persatuan, kesatuan, dan persaudaraan antarmasyarakat.
 
Diksi hijrah yang dimaksud Jokowi adalah mengajak masyarakat untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Termasuk berhijrah dari politik kebohongan menjadi politik kebenaran.





(FZN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id