Komisioner KPU Hasyim Asyari. - Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Komisioner KPU Hasyim Asyari. - Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

KPU Kaji Keaslian Formulir C1 Boyolali di Menteng

Pemilu pemilu serentak 2019
Faisal Abdalla • 06 Mei 2019 14:25
Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum memastikan keaslian dokumen formulir C1 yang disita polisi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Formulir C1 yang disita itu kabarnya untuk Kabupaten Boyolali.
 
"Kalau ada dokumen seperti itu, harus dipastikan apa itu betul dokumen yang sumbernya dari KPU atau tidak, asli atau tidak," kata Komisioner KPU, Hasyim Asyari di Gedung KPU, Jakarta, Senin, 6 April 2019.
 
Hasyim mengatakan formulir C1 ada dua jenis, yaitu C1 asli berhologram dan salinan C1 dalam bentuk fotokopi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Formulir C1 yang berhologram dipegang oleh KPU daerah. Sementara itu, saksi peserta pemilu diberikan salinan C1 dalam bentuk fotokopi. Hasyim tak menutup kemungkinan salinan C1 yang dipegang saksi peserta pemilu diperbanyak kembali.
 
KPU belum bisa mengonfirmasi apakah C1 itu asli atau tidak. Bawaslu DKI masih menginvestigasi barang bukti tersebut.
 
Namun, dia menegaskan perbuatan tersebut tergolong pelanggaran pemilu jika C1 itu palsu.
 
"Jangan sampai beredar dokumen yang menimbulkan ketidakpastian. Dan itu bisa masuk kategori kejahatan pemilu. Kalau memang dokumennya palsu, berarti pemalsuan dokumen pemilu. Namun, supaya tidak menimbulkan spekulasi di lapangan, maka harus dikonfirmasi kepada KPU," ujarnya.
 
Polisi sebelumnya menyita ribuan C1 yang diduga palsu dalam sebuah mobil Daihatsu Sigra di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 4 Mei 2019 sekitar pukul 10.30 WIB. Saat ini barang bukti dan pelaku sudah diserahkan ke Bawaslu DKI.
 
"Iya benar, tapi sudah diserahkan ke Bawaslu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.
 
Terpisah, Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Puadi mengungkapkan penangkapan itu terjadi saat operasi lalu lintas. Polisi memberhentikan sebuah mobil yang dicurigai.
 
"Petugas menemukan dua kotak berisi ribuan form C1 Kabupaten Boyolali," ujar Puadi.
 
Dari penangkapan itu kepolisian lalu berkoodinasi dengan Bawaslu. "Nah, Bawaslu Jakarta Pusat langsung melaporkan temuan ini ke Bawaslu DKI Jakarta," sebut Puadi.
 
Saat ini temuan itu tengah diinvestigasi. Belum diketahui keaslian C1 yang ditemukan.
 

(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif