Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meresmikan Desa Wareng di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Tangerang. Medcom.id/Hendrik Simorangkir
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meresmikan Desa Wareng di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Tangerang. Medcom.id/Hendrik Simorangkir

'Desa Wareng' untuk Cegah Kecurangan Pemilu

Pemilu kecurangan pemilu pileg pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Hendrik Simorangkir • 15 April 2019 16:21
Tangerang: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tangerang membentuk Desa Ngawas Bareng (Wareng) untuk menghindari kecurangan pada Pemilu 2019. Program itu terbentuk sebagai pelibatan masyarakat untuk mengawal proses pemilu.
 
"Agar pemilu ini prosesnya lebih transparan karena pelibatan dari masyarakat itu sebagai komponen yang bisa menentukan proses ini bisa berjalan secara adil, jujur, dan yang pastinya jauh dari kecurangan pemilu," ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Tangerang Andi Irawan, Senin, 15 April 2019.
 
Desa Wareng ini sebagai simbol atau istilah untuk para komunitas yang terikat untuk mengikatkan diri peduli terhadap jalannya proses pemilu. Walau tidak nyata secara fisik, 'desa' ini berupaya untuk membangun nila-nilai membentengi dari rakyat kecurangan pemilu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nilai-nilainya adalah kejujuran, keadilan, kemudian juga bisa meminimalisir berita bohong atau hoaks ya," jelas Andi.
 
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yang meresmikan Desa Wareng sangat mengapresiasi terbentuknya desa tersebut. Ia berharap desa baru ini dapat membantu Bawaslu dalam hal menjaga transparansi Pemilu dan mencegah kecurangan di tiap-tiap TPS.
 
"Yang penting satu visi, satu misi, satu tujuan, ya jadi mengawasi pemilu 2019 ini sesuai dengan aturan-aturan yang sudah ditetapkan. Dan semoga dengan adanya desa wareng ini pemilu dapat berjalan dengan aman nyaman, dan sejuk," kata Zaki.
 

(SUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif