Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Irma Suryani - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Irma Suryani - Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

Perolehan Suara Jokowi-Ma'ruf Terimbas Pilkada DKI

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Arga sumantri • 18 April 2019 13:37
Jakarta: Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Irma Suryani, menyebut situasi Pilkada DKI memengaruhi perolehan suara jagoannya di Pilpres 2019. Itu sebabnya elektabilitas Jokowi terkesan mengalami stagnasi sejak 2014.
 
"Sebenarnya kalau tidak ada kasus-kasus parah yang dimulai dari Pilkada DKI, kami yakin kami bisa di atas 60 persen," kata Irma kepada Medcom.id, Kamis, 18 April 2019.
 
Namun, Irma tak sepakat bila suara Jokowi disebut stagnan. Bagi Irma, perolehan suara Jokowi justru meningkat pesat ketimbang Pilpres 2014.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tapi karena kemarin itu dimulai dari Pilkada DKI yang kemudian disangkutpautkan dengan SARA dan sebagainya, terlihat seperti stagnan. Bagi kami ini tidak stagnan," ujarnya.
 
Politikus Partai NasDem itu mengatakan ada situasi politik yang berbeda antara Pilpres 2014 dan Pilpres 2019. Pilpres kali ini bukan hanya diwarnai isu-isu yang lebih berat di luar pergulatan antarpartai politik.
 
(Baca juga:Jokowi-Ma'ruf Moncer di 20 Provinsi)
 
"Karena ada banyak isu yang memang dimulai dari Pilkada DKI itu, ya SARA, fitnah, dan sebagainya. Mau enggak mau memang itu menjadi kerja berat sekali bagi kami (tim pemenangan)," papar dia.
 
Namun, menurut Irma, perolehan suara versi hitung cepat kali ini tetap patut disyukuri. Walaupun, selisih elektabilitas Jokowi dengan pesaingnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak terlalu besar.
 
"Alhamdulillah itu menunjukkan ke depan Indonesia ini akan jauh lebih baik," ujarnya.
 
Kabar baik dari situasi politik saat ini, kata dia, yakni mayoritas masyarakat masih ingin adanya persatuan dan kesatuan bangsa. Mayoritas masyarakat juga masih menginginkan NKRI tetap kokoh.
 
"Buktinya Pak Jokowi menang walaupun tidak terlalu besar dengan (selisih) 10 persen," pungkas dia.

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif