Kapolri Jenderal Tito Karnavian--MI/Susanto
Kapolri Jenderal Tito Karnavian--MI/Susanto

Jabar Masuk Daerah Rawan di Pilpres 2019

Pemilu pilpres 2019
Dian Ihsan Siregar • 27 Desember 2018 12:58
Jakarta: Jawa Barat (Jabar) disebut menjadi salah satu daerah rawan pertarungan di pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Karena, jumlah masyarakat cukup besar.
 
Dengan tingkat rawannya yang cukup besar di Jabar, bilang Tito, maka jumlah personel kepolisian akan ditingkatkan di sana pada saat Pilpres 2019.
 
"Kalau pemilu tingkat nasional, sepertinya wilayah Jabar akan sedikit keras perebutan suaranya di sana. Karena itu daerah penting untuk pertarungan dan memiliki pemilih yang cukup besar juga," ucap Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Ruang Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 27 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Polisi-TNI Jamin Pemilu 2019 di Jawa Barat Kondusif
 
Bukan hanya menambah kekuatan di Jabar, kata Tito, kepolisian juga menambah pasukan di sejumlah daerah pemilihan (Dapil) yang berpotensi muncul konflik horizontal. Tapi, dia masih merahasiakan daerah dapil tersebut.
 
"Dapil juga menjadi fokus utama Polri untuk pengamanan pemilihan legislatif (Pileg) 2019," ujar Tito.
 
Tito menekankan setiap pileg memang dapil yang sudah punya pemilihan tetap sangat rawan ada konflin, baik antara anggota partai maupun lain partai. Makanya, peningkatan perlu dilakukan, agar meredam bahaya yang tak diinginkan.
 
"Dapil yang didominasi partai juga kita kuatkan personelnya. Agar berjalan baik," kata Tito.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif