Ketua Umum DPP Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Roem Kono - Medcom.id/Sonya Michaella.
Ketua Umum DPP Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Roem Kono - Medcom.id/Sonya Michaella.

MKGR Tak Setuju Kebohongan Award PSI

Pemilu pilpres 2019 hoax
Fachri Audhia Hafiez • 05 Januari 2019 10:03
Jakarta: Ketua Umum DPP Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Roem Kono tak setuju dengan penghargaan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Penghargaan berjuluk 'Kebohongan Award' diberikan untuk Prabowo Subianto, Sandiaga Uno dan Andi Arief.
 
"Saya tidak setuju kan bukan budaya kita, kalau saling mengingatkan boleh," kata Roem ditemui di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu, 5 Januari 2019.
 
Politikus Partai Golkar itu meminta politisi memperlihatkan politik yang mencerdaskan masyarakat. Tidak memperlihatkan politik yang saling menjatuhkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jangan seolah-olah bangsa ini seperti permainan gitu ya seperti permainan ping pong pukul sana pukul sini ya," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR itu.
 
(Baca juga:Prabowo, Sandi, dan Andi Arief Dapat Piala Kebohongan)
 
Dia meminta cara-cara penghargaan seperti itu tak ditiru kembali. Ini agar generasi muda bisa menunjukkan cara berpolitik yang baik ke masyarakat.
 
"Jangan jadi negara yang individual dan harus sesuai dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," ucap Roem.
 
PSI memberikan 'Kebohongan Award' kepada sejumlah tokoh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai bagian dari tanggung jawab untuk memberikan pendidikan politik kepada rakyat agar hati-hati memilih pemimpin yang ambisius. Sebab, cara yang digunakan untuk meraih kekuasaan dinilai menggunakan kebohongan.
 

 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif