Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie. Foto: MI/Adam Dwi.
Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie. Foto: MI/Adam Dwi.

Jimly: Ada Optimisme Rekonsiliasi

Pemilu pilpres 2019
Candra Yuri Nuralam • 24 Mei 2019 08:32
Jakarta: Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie yakin calon presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto segera bertemu dalam waktu dekat. Pertemuan itu pun diharapkan bisa mendinginkan tensi politik di Tanah Air.
 
"Potensi rekonsiliasi dengan bertemu walaupun timingnya belum sekarang, tapi ada optimisme. Mudah-mudahan bisa menurunkan ketegangan," kata Jimly di Rumah Dinas Wakil Presiden, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 23 Mei 2019.
 
Jimly menyebut waktu terbaik bagi kedua tokoh itu untuk bertemu adalah saat Ramadan. Momen Ramadan juga dapat dimanfaatkan untuk menarik hati masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita manfaatkan Ramadan ini untuk rekonsiliasi. Dari diskusi tadi ada optimisme. Saya tidak perlu menyebut secara detail, tapi secara umum ada harapan rekonsiliasi akan terjadi," ujar Jimly.
 
Rekonsiliasi ini dinilai cara paling efektif untuk mendamaikan masyarakat. Terlebih, ketegangan di masyarakat juga sudah berangsur membaik saat kubu Prabowo-Sandi mengikuti jalur hukum dengan melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).
 
"Para demonstran pun sudah mulai pikir-pikir serahkan mekanismenya pada proses resmi di mana nanti ada keputusan melalui MK. Mudah-mudahan kita tak perlu lagi untuk demo," tutur Jimly.
 
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebelumnya mengadakan pertemuan dengan beberapa tokoh untuk membahas strategi mendamaikan masyarakat pasca aksi 22 Mei. JK ingin permasalahan ketidakterimaan masyarakat terhadap hasil pemilu tidak berlanjut.
 
"Para tokoh-tokoh bangsa ini telah membicarakan situasi bangsa hari ini. Khususnya tentang proses pemilu yang kemudian juga berefek kepada situasi ibu kota," kata JK.
 
Dia berharap pertemuan itu bisa mendinginkan situasi pascapemilu. Kalla optimistis masyarakat yang sempat tersulut emosinya bisa berangsur membaik.
 
"Kita tetap optimis dan mengharapkan masyarakat itu melaksanakan demokrasi dengan tenang," ujar Kalla.
 

(AZF)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif