Pengamat Politik Setara Institute Bonar Tigor Naipospos. Medcom.id/Ilham Pratama.
Pengamat Politik Setara Institute Bonar Tigor Naipospos. Medcom.id/Ilham Pratama.

Pengamat Khawatir Isu Politik Identitas Kembali Digunakan

Pemilu pilpres 2019
Ilham Pratama Putra • 31 Desember 2018 06:59
Jakarta: Pengamat Politik Setara Institute Bonar Tigor Naipospos menilai trauma politik identitas di Pilkada DKI Jakarta masih membekas bagi sebagian masyarakat. Ia pun khawatir hal serupa terulang di Pemilu Serentak 2019.

"Pilkada DKI Jakarta mimpi buruk dan traumatik, ini yang menurunkan Indonesia sebagai negara demokratis," kata Bonar di Kantin Kendal, Jakarta Pusat, Minggu, 30 Desember 2018.

Bonar khawatir isu politik identitas yang sempat memanas di Pilkada DKI Jakarta bakal kembali terulang. Saat itu, sejumlah pihak menggunakan isu agama demi meraup dukungan masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Pilkada DKI kemaren memang tidak ada di wilayah lain. Tapi Jakarta jadi barometer. Kita harus warning, untuk toleransi sosial dengan politik," kata Bonar. Bonar melihat gelagat penggunaan isu politik identitas di Pilpres 2019 mulai terasa. Isu agama pun digunakan sejumlah pihak untuk menjaring dukungan.

Namun, kadar penggunaan isu agama belum sebesar Pilkada DKI Jakarta. Ia pun berharap pemerintah segera menemukan cara menghapus penggunaan isu politik identitas ini. Sehingga, masyarakat tak perlu terpecah belah menjelang pemilu.

"Salah satu caranya dipertemukan untuk yang tak seidentitas menjadi seidentitas. Saya harap pemerintah mampu membuat rekayasa sosial untuk melihat perbedaan yang bisa disatukan. Kita takutkan kondisinya semakin tinggi untuk tidak sama lagi di 2019 ini," pungkas Bonar.


(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi