Ketua Umum PPP Romahurmuziy (kiri). Foto: Medcom.id/Adin
Ketua Umum PPP Romahurmuziy (kiri). Foto: Medcom.id/Adin

Generasi Y Tak Mempan Digempur Hoaks

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
M Sholahadhin Azhar • 22 Januari 2019 16:18
Jakarta: Metode penyebaran berita bohong dinilai tak bisa memengaruhi milenial atau generasi Y. Sebab, tipikal mereka adalah orang yang malas membaca.
 
"Jadi, mereka tidak suka informasi panjang-panjang. Apalagi kalau hoaksnya riwayat sejarah," ujar Ketua Umum PPP Romahurmuziy saat ditemui Medcom.id di kediamannya, Jakarta Timur, pekan lalu.
 
Pria yang akrab disapa Gus Romy itu menyebut tipikal hoaks saat ini yakni membeberkan sejarah yang direkayasa. Misalnya mengenai Joko Widodo yang dikabarkan keturunan komunis. Dirunut hingga ke garis silsilah keluarganya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Romy, hal tersebut sia-sia belaka. Generasi X sebagai pencipta hoaks mengira milenial akan terpengaruh dengan cara itu. "Jadi, yang terpapar itu sebenernya generasi X sendiri karena semua pengamat generasi Y itu memastikan bahwa generasi milenial itu yang malas membaca," kata Romy.
 
Pun demikian, ia tak menampik bahwa hoaks mengkhawatirkan, khususnya bagi generasi X. Karena populasi mereka dalam demografi Indonesia mencapai 40 persen. Sementara untuk milenial punya porsi 45 persen dan baby boomers (generasi tua) hanya 15 persen.
 
Baca: Romy: Jokowi Berhasil Memimpin Keluarganya sebelum Indonesia
 
Romy menyebut setiap generasi punya dasar berbeda dalam memilih. Hoaks sangat mengkhawatirkan untuk pemilih generasi X lantaran pilihan mereka didasari alasan. Potensi kabar bohong dalam memengaruhi pilihan mereka amat besar.
 
Sementara untuk generasi Y, Romy tak melihat masalah karena para milenial tak seruwet generasi X. Mereka memiliki kemerdekaan pilihan dan demokratisasi dalam dirinya sendiri. Sehingga memilih didasari rasa suka.
 
Pihaknya juga tak punya masalah dalam menggaet generasi tua atau baby boomers. "Karena bagi baby boomers, ditembak dengan hoaks apa pun, mereka memilih berdasarkan iman. Jadi, bukan soal informasi, pokoknya saya beriman dengan memilih ini," kata dia.
 

 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif