Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin--Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Ma'ruf: Buruh Bagian dari Arus Baru Ekonomi

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
M Sholahadhin Azhar • 27 Desember 2018 15:30
Jakarta: Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin berkomitmen mensejahterakan kaum buruh. Hal ini telah diejawantahkan dalam ide Arus Baru Ekonomi yang digagasnya.
 
"Buruh itu bagian dari itu (Arus Baru Ekonomi). Karena itu bagaimana supaya buruh ini memperoleh kesempatan untuk ikut masuk dalan sinergi ekonomi," kata Ma'ruf di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 27 Desember 2018.
 
Menurutnya, buruh harus dilibatkan dalam kemitraan yang sama-sama menguntungkan. Sektor industri sendiri merupakan kegiatan tripartid antara pemerintah, pengusaha dan buruh. Jangan sampai mereka hanya dieksploitasi tenaganya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika kerjasama menguntungkan, Ma'ruf menyebut kinerja buruh semakin optimal. Perusahaan juga harus menyadari ini, sehingga penghargaan pada pekerja bisa ditingkatkan.
 
Tinggal pemerintah yang akan menguatkan rambu-rambunya, sehingga arus baru ekonomi terasa hingga ke bawah.
 
"Ini yang kita maksud sinergi ekonomi, bukan hanya sekedar kolaborasi. Saya kira akan ada suasana saling menolong, saling membantu," sebutnya.
 
Baca: Buruh KSPSI Merapat ke Jokowi-Ma'ruf
 
Lebih lanjut, Ma'ruf membeberkan, dukungan dari Konferedasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSPSI) merupakan bentuk kepercayaan. Mereka melihat kepemimpinan Jokowi di periode pertama punya prospek bagus.
 
Pun demikian, Ma'ruf tak menampik ada beberapa usulan tentang perbaikan sistem, utamanya terkait outsourcing dan Tenaga Kerja Asing (TKA). Pihaknya akan memperhatikan usulan itu dan mencarikan solusi terbaik.
 
"Supaya bagaimana menjadikan para pekerja lebih sejahtera dan pemilik perusahaan nyaman," imbuh Ma'ruf.
 
Prinsipnya, kedua elemen akan dikawal pemerintah. Terutama dalam menjalankan sistem bekerja yang baik dan saling menopang. Sehingga, kondisi terkait hal itu akan lebih kondusif.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif