Jokowi memperkenalkan salam jempol/Foto:TKN KIK
Jokowi memperkenalkan salam jempol/Foto:TKN KIK

Salam Jempol Jokowi-Amin Diyakini Melambangkan Kebaikan

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf
Faisal Abdalla • 29 Oktober 2018 08:47
Jakarta: Calon pesiden nomor urut 01 Joko Widodo memperkenalkan salam dan tos jempol saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Salam jempol diyakini mengobarkan semangat kebaikan.
 
"Jempol melambangkan hal-hal yang baik; suatu apresiasi tulus atas kebaikan, yang disampaikan secara spontan dengan hati terbuka," kata Sekretaris TKN KIK Hasto Kristiyanto melalui keterangan tertulis, Senin, 29 Oktober 2018.
 
Baca: Jokowi Perkenalkan Salam Jempol

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hasto mengatakan jempol hanya digunakan merepresentasikan kebaikan, kerendahan hati, dan apresiasi. Itu menjadi simbol Jokowi-Ma'ruf mengedapankan cara-cara baik dalam berkampanye.
 
Salam jempol yang diperkenalkan Jokowi juga melambangkan persahabatan. Salam ini dianggap isyarat paslon Jokowi-Ma'ruf bersahabat dengan rakyat dari semua kalangan. Termasuk yang kerap mengkritik kebijakan Presiden Jokowi.
 
Baca: Salam Jempol Jokowi Bikin Politik Lebih Santai
 
Pada Rakernas TKN-KIK, Jokowi mengenakan kaos polo cokelat dipadu celana jins biru gelap. Kaos polo cokelat itu bergambar #01 di bagian depan. Gambar berwarna putih dan berukuran besar dari bagian dada hingga pinggang.
 
"Coklat itu cocok dan melekat, sedangkan baju putih yang menjadi seragam tim kampanye juga ada artinya. Putih itu punya hati bersih," jelas Hasto.
 
Melalui simbol salam jempol, paslon Jokowi-Ma'ruf menyuarakan komitmennya mengedepankan kebaikan dan berkompetisi sehat pada Pilpres 2019. Ia menegaskan kampanye membawa hall-hal baik baik bagi masyarakat serta tanpa politik kebohongan.
 

 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif