Anggota Bawaslu Rahmat Bagja. ANT/Reno Esnir.
Anggota Bawaslu Rahmat Bagja. ANT/Reno Esnir.

Bawaslu Usul Formulir C1 Plano Diunggah ke Situng

Pemilu kpu
Faisal Abdalla • 12 Agustus 2019 17:23
Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengusulkan agar dokumen hasil penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) atau dokumen C1 Plano diunggah ke dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Hal ini dilakukan sebagai bukti transparansi proses pemilu.
 
"Mestinya ke depan di Situng, bukan hanya salinan C1 berhologram saja yang diunggah. Bila perlu C1 Plano difoto kemudian dimasukkan ke dalam Situng supaya masyarakat tahu," kata anggota Bawaslu Rahmat Bagja dalam sebuah diskusi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin, 12 Agustus 2019.
 
Bagja menyarankan hal itu karena banyak pemohon gugatan sengketa pemilihan hasil pemilu (PHPU) legislatif yang mendalilkan kehilangan suara. Penggugat menyandingkan salinan formulir DA-1 atau DAA-1 dengan C1 Plano.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Bawaslu Sebut UU Pilkada Harus Direvisi
 
Pemohon PHPU legislatif juga kerap mendalilkan kehilangan suara itu terjadi saat proses rekapitulasi suara berjenjang. Atas dasar itu, Bagja menyarankan sebaiknya formulir C1 Plano langsung dibuka ke publik agar bisa segera dilakukan penyandingan.
 
"Kenapa C1 Plano mesti kita tutup-tutupi? Buka saja, tidak masalah, terbuka semua. Transparan, jangan sampai suara yang ada dalam TPS itu hilang gara-gara proses rekap," ujar Bagja.
 
Bagja juga mempersoalkan Situng yang hingga kini belum mencapai 100 persen. Padahal saat pemilu 2014, Situng bisa mencapai 100 persen.
 
"Sudah berbulan-bulan ini tidak sampai seratus persen, bagaimana itu? 2014 itu mencapai 100 persen, sekarang tidak, itu jadi catatan penting buat KPU," jelas Bagja.
 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif