Jubir TKN Milenial Jokowi-Ma'ruf,  Deny Giovanno saat menggelar gerakan tabur bunga di kawasan MH Thamrin - Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.
Jubir TKN Milenial Jokowi-Ma'ruf, Deny Giovanno saat menggelar gerakan tabur bunga di kawasan MH Thamrin - Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Petugas KPPS Disebut Bekerja Secara Tidak Manusiawi

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Kautsar Widya Prabowo • 29 April 2019 05:39
Jakarta: Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) disebut tak dipekerjakan secara manusia. hal ini menyusul banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia diduga akibat kelelahan saat menjalani tugasnya.
 
Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Milenial, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Deny Giovanno menyebut petugas KPPS memiliki tanggung jawab yang besar. Bahkan, untuk menepis tudingan kecurangan dari pihak yang tak bertanggung jawab, petugas rela bekerja tak mengenal waktu.
 
"Ini yang mungkin belum disadari orang-orang tidak aware bahwa menjadi KPPS itu berat tanggung jawabnya dan juga tekanan ke dia sangat tinggi," kata Deny saat ditemui saat menggelar gerakan tabur bunga, di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu, 28 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Deny menduga petugas KPPS bekerja di atas tekanan yang tinggi. "Karena (faktor) tekanan yang saya dengar, ini banyak mereka yang jatuh," ujarnya.
 
Tak hanya itu, Deny juga menegaskan jika upah petugas KPPS tak sebanding dengan ritme kerja. Upah itu dianggap sangat kurang bagi petugas yang berada di pusat-pusat perkotaan.
 
"Honorariumnya tidak seberapa mungkin kalau di Jakarta bisa habis dalam sehari honorarium kayak gitu," ucapnya.
 
(Baca: KPU Tak Perlu Mengebut Rekapitulasi Suara)
 
TKN Milenial meminta penyelenggara Pemilu segera mengevaluasi pelaksanaan. Evakuasi harus dilakukan mulai dari honor hingga sistem kerja yang manusiawi.
 
"Pelaksanaan pemilu serentak ini dievaluasi nya harus lebih dalam lagi karena dengan jumlah korban meninggal sebanyak ini tentu ini sebuah luka lah untuk Demokrasi kita," pungkasnya.
 
Sementara itu, bedasarkan Surat Kementerian Keuangan No S-118/MK.02/2016 tanggal 19 Februari 2016 memaparkan besaran upah yang diterima oleh petugas PPK, PPS, dan KPPS.
 
1. PPK
a. Ketua: Rp1.850.000/orang/bulan
b. Anggota: Rp1.600.000/Orang/bulan
c. Sekretaris: Rp1.300.000/Orang/Bulan
d. Pelaksana/Staff Admin/teknis: Rp850.000/org/bulan
 
2. PPS
a. Ketua: Rp900.000/orang/bulan
b. Anggota: Rp850.000/Orang/bulan
c. Sekretaris: Rp800.000/Orang/Bulan
d. Pelaksana/Staff Admin/teknis: Rp750.000/org/bulan
 
3. KPPS
a. Ketua: Rp550.000/orang/bulan
b. Anggota: Rp500.000/Orang/bulan
c. LINMAS: Rp400.000/Orang/Bulan
 

(JMS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif