Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding. Foto: Medcom.id/Arga Sumantri.

Dua Amunisi Debat Jokowi-Ma'ruf

Pemilu debat capres cawapres pilpres 2019
M Sholahadhin Azhar • 15 Januari 2019 17:03
Jakarta: Dua isu menjadi amunisi pasangan calon nomor urut 01 dalam debat. Pertama yakni soal dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan penghilangan orang oleh Prabowo Subianto.
 
"Ini saya kira menjadi hal penting yang harus digarisbawahi. Agar masyarakat tidak lupa dan mengetahui rekam jejak seseorang. Bahwa pemimpin Indonesia ini harus orang-orang baik," kata Koordinator Debat Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding di Jakarta, Selasa, 15 Januari 2019.
 
Pengungkapan soal dugaan pelanggaran HAM dianggap Karding, amat penting. Sebab hal tersebut hingga kini tak kunjung mendapat jawaban.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua, yakni soal isu korupsi. Karding menyebut ada pengungkapan kasus korupsi oleh PT Duta Graha Indah (DGI), yang telah berubah nama menjadi PT Nusa Konstruksi Enjineering (NKE). Hal ini penting untuk membuka ruang dialog dengan calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno.
 
"Di mana semua orang tahu komisarisnya adalah pasangan paslon 02. Jadi ini tentu ruang dan hal strategis untuk kita minta penjelasannya kepada Pak Sandiaga Uno dan Pak Prabowo," ucap Karding.

Menurutnya, kasus DGI penting untuk ditelaah, sebab hal tersebut menjadi pertanyaan publik selama ini. Mengingat perusahaan tersebut merupakan korporasi pertama yang ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka.
 
Penetapan itu berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pembangunan Rumah Sakit (RS) Pendidikan Khusus Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana tahun Anggaran 2009-2010.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif