Direktur Program Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK), Aria Bima. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli
Direktur Program Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK), Aria Bima. Foto: Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli

TKN Ingin Debat Capres Lebih Dialogis

Pemilu pilpres 2019 Jokowi-Ma`ruf Prabowo-Sandi
Arga sumantri • 22 Januari 2019 20:15
Jakarta: Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin ingin debat kedua tidak kaku. Format debat diharapkan bisa membuat kandidat pilpres lebih dinamis.
 
"Kami inginkan suasana lebih dialogis. Masing-masing kandidat bisa menyampaikan itu (program) lebih mendalam," kata Direktur Program TKN Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Januari 2019.
 
Aria mengatakan tujuan debat bukan mencari menang dan kalah. Debat harus bisa menampilkan esensinya, yakni bagaimana kandidat mengatasi persoalan bangsa sesuai tema debat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain format, Aria juga memberikan catatan soal durasi debat. Menurut dia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus memperpanjang durasi setiap tema debat agar menjadi lebih proporsional.
 
"Kalau debat kedua kan terkait infrastruktur, pangan, energi. Bukan sesuatu yang mudah juga," ucap politikus PDI Perjuangan itu.
 
Baca: Jokowi Menguasai Tema Besar Debat Kedua
 
Aria berharap debat kedua lebih baik dari debat pertama. Debat harus menampilkan karakter pemimpin.
 
"Pak Jokowi biar keluar seperti (Pilpres) 2014, kiai Ma’ruf biar keluar gaya NU (Nadhlatul Ulama), substansinya masuk, tetapi lebih cair, rileks, lebih ekspresif," pungkasnya.
 
Debat kedua pilpres akan digelar Minggu, 17 Februari 2019 di Hotel Sultan Jakarta. Format debat menampilkan calon presiden. Tema yang diangkat yakni energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.
 

 

(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi