PKPI Yakin Raih Efek Ekor Jas dari Jokowi-Ma'ruf

Achmad Zulfikar Fazli 05 Desember 2018 17:14 WIB
pileg
PKPI Yakin Raih Efek Ekor Jas dari Jokowi-Maruf
Ketua Umum PKPI Diaz Hendropriyono. ANT/Sigid Kurniawan.
Jakarta: Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yakin mampu meraih efek ekor jas dari dukungan kepada Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Apalagi, PKPI mengklaim selama ini konsisten mendukung Jokowi.

Ketua Umum PKP Indonesia Diaz Hendropriyono mengatakan partainya sudah mendukung Jokowi sejak mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI pada 2012 hingga menjadi presiden pada 2014. Bahkan, kata Diaz, seluruh keluarganya beserta ayahnya AM Hendropriyono konsisten mendukung Jokowi setiap menjadi peserta pemilu.


"Kalau mendukung calon hanya di tikungan terakhir, itu tidak akan mendapatkan efek ekor jas. Tapi rakyat akan melihat, PKPI kebanyakan pengurusnya konsisten mendukung pencalonan Jokowi sejak pemilu 2014," kata Diaz dalam keterangannya, Rabu, 5 Desember 2018.

Diaz berharap kedekatan partai dengan Jokowi akan mendongkrak elektabilitas PKPI. Pada 2014, PKPI hanya meraup 1,1 juta suara. PKPI pun menargetkan dapat lolos ambang batas parlemen sebesar 4 persen pada Pemilu 2019.

Diaz mengatakan mesin partai juga akan bergerak maksimal mencapai target tersebut. PKPI, lanjut dia, terus berkampanye ke seluruh provinsi untuk berkonsolidasi dengan kader, pengurus, dan calon legislatif.

"Sejak awal kami solid mendukung Jokowi. Kami berharap ini dilihat konstituen dan menghasilkan efek ekor jas positif, terutama di pileg," ujar dia.

Dalam berbagai survei, PKPI diprediksi tak akan lolos ke parlemen. Bahkan, elektabilitas PKPI kini masih di bawah 1 persen.

Namun, Diaz mengaku tidak khawatir dan cenderung tidak percaya dengan hasil survei tersebut. Pasalnya PKPI mengklaim elektabilitasnya cenderung naik berdasarkan hasil survei internal.

Dia pun akan memaksimalkan konsolidasi dengan seluruh kadernya se-Indonesia, serta mencari solusi jitu untuk menambah elektabilitas PKP Indonesia di daerah. Diaz Hendropriyono pun akan terus mengingatkan kepada seluruh kadernya, PKPI adalah partai dengan hashtag "partai zaman wow". Diaz menekankan bidang kepemudaan di PKPI harus paling kuat. 

PKP Indonesia juga akan mempertahankan pendukungnya. Partai ini, kata dia, secara tradisional memiliki basis suara dari keluarga TNI dan Polri. 

"Tetapi ketika saya lihat, struktur PKPI belum ada satu bidang yang mewakili itu. Makanya dibentuk Bidang Kesejahteraan Prajurit dan Veteran," pungkas dia.




(DRI)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id