Jubir: Jokowi Muak dengan Kebohongan Politik

M Sholahadhin Azhar 22 Oktober 2018 11:36 WIB
Jokowi-Ma`ruf
Jubir: Jokowi Muak dengan Kebohongan Politik
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Irma Suryani Chaniago--MI/SUSANTO
Jakarta: Pidato Presiden Joko Widodo yang meminta semua pihak agar menghentikan kebohongan politik dianggap sebagai unek-unek pribadi. Jokowi dianggap bosan dengan berseliwerannya hoaks.

"Ini sebenarnya Pak Jokowi sudah mulai muak ya," kata Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Irma Suryani Chaniago saat dihubungi, Senin, 22 Oktober 2018.


Politisi NasDem ini menyebut Jokowi biasanya enggan mengomentari isu-isu politik. Petahana itu tetap bersikaplow profile dan tak mau memperkeruh suasana, meski kinerjanya kerap disunggung.

Jika sudah berkomentar, Irma menganggap ada sesuatu yang betul-betul harus direspons. "Nah, kalau sudah sampai ngomong artinya sudah pada puncak beliau yang sudah mulai muak dengan politik kebohongan," kata dia.

Baca: Presiden Jokowi Pilih Lawan Hoax Ketimbang Mengeluh

Ia mengimbau agar semua pihak berbicara berdasarkan data. Sebab, tujuan pihak sebelah juga sama dengan TKN-KIK, yakni memajukan bangsa Indonesia. Jadi, bukan mengeluarkan statemen minim atau tanpa data yang berpotensi memecah belah rakyat.

Agar lebih sehat, Irma menyebut sebaiknya kontestan menyampaikan kritik. Sebab, hal tersebut relatif aman mengingat ada data dan fakta yang mendasari.

"Jangan bicara ada data, tapi datanya ngawur begitu loh, dari mana," imbuhnya.

Irma memandang petahana menginginkan persaingan sehat dalam Pilpres 2019. Kontestasi yang didasari cinta tanah air dan pengabdian pada rakyat. Sehingga, tujuan politiknya jelas, yakni untuk memajukan bangsa.

"Bukan karena ingin menang ya apa pun diakukan, ya enggak boleh begitu ya. Jadi ada etika, ada moral," tandasnya.



(YDH)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id