Prabowo Subianto bersama Sandiaga Uno. Foto: MI/Pius Erlangga
Prabowo Subianto bersama Sandiaga Uno. Foto: MI/Pius Erlangga

Kubu Prabowo Merasa Dirugikan KPU

Pemilu pilpres 2019 Prabowo-Sandi
Kautsar Widya Prabowo • 15 Januari 2019 11:18
Jakarta: Ketua Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo-Sandiaga Uno, Muhammad Taufik, menilai penyelengaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 belum dapat berjalan secara adil. Seknas Prabowo-Sandiaga merasa dirugikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
 
"Kita bisa liat gesturnya. Beberapa kebijakan (KPU) menurut saya menguntungkan sebelah pihak," ujar Muhammad Taufik ditemui di Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Januari 2018.
 
Ia mengharapkan ada perubahan yang baik terhadap pihak yang bertanggung jawab dalam penyelenggaran Pemilu 2019. Terlebih pesta demokrasi akan mulai semarak dengan penyelenggaran debat Kamis mendatang. "Jadi saya kira mesti ada waktu untuk memperbaiki keadaan," imbuhnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, terkait rencana mundurnya pasangan calon nomor 02 tersebut, dianggap Taufik sebagai peringatan terhadap penyelanggara Pemilu. Agar dapat menjelaskan tugas sesuai dengan Undang-Undang nomor 7 tahun 2017, tentang Pemilihan Umum.
 
"Tidak boleh berpihak sedikit pun. Kemudian semua orang berharap kepada penyelenggara melaksanakan tugasnya dengan baik," imbuhnya.

Sebelumnya, calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyebut isu mendiskreditkan KPU sudah terbaca. Hal itu nyata terjadi dan bertujuan menggerus kepercayaan publik.
 
"Isu-isu seperti itu kan sudah lama untuk melemahkan pemerintah," ujar Ma'ruf di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Januari 2019.
 
Dia yakin KPU sudah bertindak sesuai undang-undang dalam menjalankan tugas. Skenario apa pun untuk mendiskreditkan penyelenggara pemilihan umum tak bisa meluluhkan kepercayaan publik.
 

(YDH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi