Ketua KPK Agus Rahardjo/MI/Rommy Pujianto
Ketua KPK Agus Rahardjo/MI/Rommy Pujianto

KPK Ogah Melanggar UU Soal Panelis Debat

Pemilu pilpres 2019
Fachri Audhia Hafiez • 03 Januari 2019 15:28
Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih mengkaji permintaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengenai kesediaan menjadi tim panelis debat perdana Pilpres 2019. Lembaga Antirasuah menemukan potensi pelanggaran undang-undang bila mengiyakan permintaan KPU.
 
"Masih ditanyakan ke Ketua KPU (Arief Budiman), apa itu tidak melanggar UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu," kata Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi, Kamis, 3 Januari 2019.
 
Baca: KPK Pertimbangkan Independensi Kirim Panelis Debat Pilpres

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


KPK belum menerima jawaban KPU. Sedangkan berdasarkan kajian internl mereka, kehadiran pimpinan KPK berpotensi melanggar UU Pemilu. Debat pasangan calon presiden-wakil presiden berdasarkan ketentuan Pasal 275 ayat (1) huruf h UU Pemilu termasuk salah satu metode kampanye pemilu.
 
Pasal 280 ayat (2) huruf e UU Pemilu mengatur larangan kampanye, yang salah satunya berupa larangan mengikutsertakan pejabat negara bukan anggota partai politik yang menjabat sebagai pimpinan di lembaga nonstruktural. Sedangkan Pasal 21 ayat (3) Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK menyatakan pimpinan KPK merupakan pejabat negara. Melanggar aturan itu masuk kategori tindak pidana pemilu.
 
"Berdasarkan ketentuan tersebut, kami menyarankan agar permohonan tersebut tidak perlu dipenuhi," demikian bunyi kajian internal KPK.
 
Baca: Jadwal Lengkap Debat Pilpres 2019
 
Debat publik perdana Pilpres 2019 dijadwalkan 17 Januari 2019 di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan. Debat publik pertama diselenggarakan dengan format debat antarpasangan capres dan cawapres. Isu hukum, HAM, dan terorisme juga akan dibahas dalam debat untuk pertama kalinya itu.
 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif