PSI Berharap pada Milenial
Sekjen PSI Raja Juli Antoni. Foto:MI/Susanto
Jakarta: Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tak khawatir dengan  sejulah hasil survei yang menyebut partai besutan Grace Natalie itu tak lolos parliamentary threshold. PSI yakin akan mendulang banyak suara dari milenial.
 
Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni mengatakan pihaknya punya sagmen sendiri untuk mendongkrak elektabilitas.
 
"Mudah-mudahan lima tahun (sosialisasi) ini, para pemilih muda atau milenial dapat menambatkan pilihannya pada PSI," kata Antoni kepada Medcom.id, Rabu, 28 November 2018.
 
Menurutnya, PSI konsisten menyasar para pemuda Indonesia. Hal ini terlihat dari kepengurusan partai yang didominasi kaum milenial, dengan usia di bawah 40 tahun. Demikian pula dengan para calon anggota legislatif.
 
Dengan konsistensi ini, Antoni menilai partainya bisa menggaet banyak suara dari kaum milenial. Selain itu, PSI percaya coattail effect akan didapatkan, lantaran kebijakan partai yang sejalan dengan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma`ruf Amin.
 
Misalnya, kata Antoni, soal Jokowi yang antikorupsi atau antiintoleransi. PSI juga menyuarakan kampanye yang berkaitan dengan hal itu secara konsisten.
 
"Jadi kami percaya coattail effect akan dilihat pemilih dengan konsistensi partai memperjuangkan sebuah nilai," sebutnya.

Baca: PKPI Yakin Dapat Coattail Effect dari Jokowi-Ma'ruf


Artinya, kata Antoni, efek ekor jas tak bisa secara formal didapat partai hanya melalui dukungan. Masyarakat akan menilai konsistensi partai terkait hal ini. Khususnya terkait kebijakan, apakah sejalan atau tidak dengan pasangan yang didukung.
 
Prinsipnya, kata dia, PSI percaya bahwa tawaran visi dan misi partai sejalan dengan pembaharuan Jokowi-Ma'ruf. Sehingga target 4 persen ambang batas parlemen bukan hal sulit.
 
"Selama PSI secara konsisten dapat menunjukkan pada publik, bahwa ini adalah partai baru yang memperjuangkan nilai-nilai Pak Jokowi dan pemimpin keren lain di negeri ini," tandas Antoni.





(FZN)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id