Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW). MI/Susanto.
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW). MI/Susanto.

HNW Usul Pemilu Serentak Dibagi Tiga Tahap

Pemilu pilpres 2019 pemilu serentak 2019
Damar Iradat • 26 April 2019 13:45
Jakarta: Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mengusulkan pelaksanaan pemilu serentak dibagi dalam tiga pelaksanaan, yakni pilpres, pileg serentak, dan pilkada serentak. HNW menilai penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019 sangat amburadul.
 
"Salah satu prinsipnya adalah jangan dilakukan pemilu serentak semacam ini. Kesiapan sangat amburadul, pelaksanaan tidak bagus, pascapelaksanaan juga menimbulkan banyak masalah, jadi ini harus dievaluasi," tegas Hidayat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 26 April 2019
 
Baca juga: Pemilu 2019 Milik NasDem

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hidayat mengatakan penyelenggaraan Pemilu Serentak 2019 kurang maksimal. Perhatian masyarakat tersedot penyelenggaraan pilpres ketimbang pileg.
 
Masyarakat dinilai mengabaikan pileg. Mereka kurang mengenal para caleg yang bertarung memperebutkan kursi di Senayan.
 
"Tentang pileg tidak banyak yang kemudian bisa mengkritisi secara maksimal, siapa sih calon anggota DPRD, DPRD, bagaimana kualitasnya, bagaimana track record-nya, tidak sempat dibahas," ujar dia.
 
Hidayat tidak sepakat jika pemilu serentak dibagi ke tingkat nasional dan lokal. Hal ini, kata dia, tidak akan menyelesaikan masalah.
 
"Nanti lagi-lagi, enggak ada yang melihat anggota DPR dan DPD, yang dilihat hanya calon presiden," kata Hidayat.
 
Ia juga tak sependapat penyelenggaraan pilkada dan pilpres digabungkan. Ia khawatir masyarakat lagi-lagi mengabaikan pilkada. Hal itu dinilai berbahaya karena pilkada seharusnya menjadi wadah menghadirkan calon pemimpin berkualitas.
 
"Menurut saya, dipisahkan dalam tiga jenis itu. dengan cara itu maka Isnyaallah tidak akan terjadi penumpukan, tapi sekaligus upaya untuk menyederhanakan pemilu juga bisa terjadi," jelas Politikus PKS itu.
 
Baca juga: Anggaran untuk Santunan Petugas KPPU Berasal dari KPU
 
Sebelumnya, Ketua DPR Bambang Soesatyo mengusulkan pemilu dimodifikasi. Jadwal pemilihan presiden (pilpres) dibarengi pemilihan kepala daerah (pilkada). Sedangkan pemilihan legislatif, baik tingkat daerah maupun nasional, dilakukan terpisah.
 
Sementara itu, Komisioner KPU Wahyu Setiawan mewacanakan pemilu serentak dibagi dalam dua jenis, yaitu pemilu serentak nasional dan pemilu serentak daerah. "Kalau kita pisahkan ada pemilu lokal dan nasional berarti tata laksana pemilu berubah," ujar Wahyu beberapa waktu lalu.
 

(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif