Politik Kebudayaan Kunci Hadapi Intoleransi
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Abdul Kadir Karding. Foto: Istimewa
Jakarta:Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Abdul Kadir Karding menyebut Indonesia tengah menghadapi isu intoleransi. Solusi menghadapi ini yakni menjalankan politik kebudayaan.

"Politik kebudayaan karena kita sedang mengalami tantangan arus antitoleransi, antipluralisme," kata Karding dalam keterangan tertulis, Sabtu, 17 November 2018.


Indonesia, sebutnya, mengalami tekanan dari sebuah gerakan intoleran. Mereka memaksa menyeragamkan budaya berbeda-beda di Indonesia. Padahal, politik budaya di Tanah Air didasari nilai-nilai luhur ideologi bangsa.

Karding mencontohkan soal gotong royong di mana Bhineka Tunggal Ika sebagai nilai dari dari politik budaya. "Hal ini yang harus kita jaga. Budaya yang bisa membawa kita pada kekuatan bangsa yang bisa lebih besar ke depan," tutur dia.

Dengan menjadikan toleransi sebagai dasar politik, Karding meyakini hal itu bisa menjadi kekuatan dan potensi bangsa. Dengan demikian, narasi yang dibangun akan jauh lebih positif. 

"Kalau perlu Indonesia harus jadi contoh bagi negara lain, yang mengalami krisis budaya dalam politik," kata Karding.

Selain politik budaya, dalam deklarasi Poros Hijau Indonesia daerah Jambi,  ia juga menyoal tentang politik lingkungan hidup berkelanjutan. Keduanya akan menjadi prioritas pasangan capres cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Terkait dengan politik lingkungan hidup, Karding menilai sangat relevan dengan Poros Hijau Indonesia. Pandangan masyarakat yang justru bertentangan dengan nilai kelestarian lingkungan harus segera diubah. Misalnya mereka yang membakar hutan atau eksploitasi tambang.

"Pandangan-pandangan seperti itu akan menjadi benalu bagi masa depan anak-anak kita, generasi penerus bangsa," tandas Karding.



(SCI)

metro tv
  • OpsiOpsi
  • kick andyKick Andy
  • economic challengesEconomic Challenges
  • 360360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id