Anggota Ombudsman Ahmad Alamsyah Saragih. Medcom.id/M Syahrul Ramadan
Anggota Ombudsman Ahmad Alamsyah Saragih. Medcom.id/M Syahrul Ramadan

Banyak Anggota KPPS Meninggal Disebut Kesalahan Kolektif

Pemilu pemilu serentak 2019
Muhammad Syahrul Ramadhan • 01 Mei 2019 01:10
Jakarta: Lembaga Ombudsman Republik Indonesia menyoroti banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dalam pemilu 2019. Anggota Ombudsman Ahmad Alamsyah Saragih menilai fenomena ini merupakan kesalahan kolektif dan harus menjadi bahan evaluasi.
 
"Kalau menyebut siapa yang salah, ini kesalahan kolektif negara. Jadi tidak bisa kita timpakan sepenuhnya ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) tidak bisa kita salahkan pada penyelenggara," kata Alamsyah dalam diskusi di Kantor Ombudsman, Jakarta Selatan , Selasa, 30 April 2019.
 
Alamsyah mengatakan banyaknya petugas KPPS yang meninggal juga disebabkan keterlambatan logistik pemilu. Muaranya, kata dia, yakni Mahkamah Konstitusi yang juga terlambat membuat putusan. "Maka negara harus bertanggung jawab dengan memperbaiki sistemnya dan memberikan kompensasi yang memadai bagi korban," jelasnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Alamsyah mengungkapkan Ombudsman akan melakukan kajian untuk perbaikan pemilu selanjutnya. Nantinya, perbaikan tersebut berupa rekomendasi yang akan diberikan ke DPR. "Bahkan saran perbaikan kita tidak menutup kemungkinan sampai pada pada perbaikan undang-undang," ungkapnya.
 
Berdasarkan data dari KPU jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang gugur sudah mencapai 318 orang. Sedangkan yang menjalani perawatan mencapai 2.232 orang. Sementara korban gugur dari Polri mencapai 22 orang.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif